Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
24 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
23 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
4
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
5
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
6
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Waspada Kebangkitan PKI

Ingatkan Para Seniman, Hidayat Nur Wahid: Emang Gak Ada Gambar Selain Palu Arit?

Ingatkan Para Seniman, Hidayat Nur Wahid: Emang Gak Ada Gambar Selain Palu Arit?
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (GoNews Group/daniel)
Selasa, 10 Mei 2016 16:45 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Kembali munculnya atribut baik baju, kaos, stiker dan gantungan kunci yang berlogo Partai Komunis (PKI), Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid ikut angkat bicara.

Menurutnya para seniman dan pedagang atribut tidak bisa sembarangan membuat gambar, terlebih lagi dengan menggambar logo PKI.

"Bicara PKI, layak untuk dibumi hanguskan, saya juga berpesan kepada pihak terkait yang sudah mengamankan pelaku atau pedagang atribut PKI. Perlu ditanyakan kenapa bikin kaos pake simbol palu arit. Emang seni gak bisa dengan gambar lain," ujar Hidayat kepada GoNews Group, Selasa (10/05/2016) di Jakarta.

Menurutnya, pihak berwajib dalam hal ini aparat keamanan, supaya tegas menindak oknum seniman dan oknum penjual atribut tersebut. "Kalau bicara kesenian, kan bisa bikin seni tanpa masalah, dari segi hukum dan ini sangat sensitif. Polisi harus tegas," pintanya.

Sesuai dengan Tap MPRS No 25 Tahun 1966 tentang larangan PKI, menurutnya sampai saat ini masih berlaku.

"Kita masih punya Tap MPRS, dan kita juga punya dasar negara Pancasila. Aturan jelas, jadi harus disikapi juga dengan jelas," pungkasnya. ***

wwwwww