Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
13 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Sebelum Tewas karena Ledakan Granat di Kandang Sapi, Korban Sempat Ucapkan Ini pada Ibunya

Sebelum Tewas karena Ledakan Granat di Kandang Sapi, Korban Sempat Ucapkan Ini pada Ibunya
Inilah kandang sapi tempat terjadinya ledakan.
Sabtu, 07 Mei 2016 20:52 WIB
Penulis: Tompi Iskandar

ACEH BESAR - Korban tewas karena ledakan granat di kandang sapi, diketahui bernama Azan Muslim (20), warga  Gampong Kuta Karang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

Menurut keterangan salah seorang saksi, Muhammad, kepada Kasat Intel Polresta Banda Aceh Kompol Apriadi, sebelum kejadian korban baru pulang memanjat kelapa di tempat Ikbaruddin. Kemudian mampir ke warung kopi di simpang Kuta Karang.

"Selanjutnya korban pulang ke rumah menemui ibunya dan menanyakan apakah nasi sudah masak atau belum," papar Kasat Intel Polresta Banda Aceh Kompol Apriadi.

Setelah korban pergi ke kandang sapi miliknya. Sekitar 15 menit kemudian, terdengar bunyi ledakan dari kandang sapi tersebut.

Abang sepupu korban, Ahmat yang kaget mendengar suara ledakan, buru-buru datang ke kandang sapi dan mendapati korban terkapar berlumuran darah. Perut terburai, tangan kirinya putus dan wajah luka-luka.

Selanjutnya korban dilarikan Meraxa, Banda Aceh. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban menghembuskan nafas terakhir.

Menurut informasi warga, korban sehari-hari berprofesi sebagai pemotong rumput dan pemanjat kelapa.

Di lokasi kejadian polisi menemukan bekas percikan ledakan granat nenas. Sejauh ini pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah benda meledak tersebut peninggalan masa konflik, atau bukan.

Untuk memastikan, sisa ledak harus periksa terlebih dulu ke laboratorium, kata Kasat Intel Polresta Banda Aceh, Kompol Apriadi. (isk)

Editor:Ridwan Iskandar
Kategori:Warga Bertuah, GoNews Group
wwwwww