Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
9 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
9 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
11 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Tim Taekwondo Indonesia Akhirnya Gagal Penuhi Target ke Olimpiade Rio de Jeneiro 2016

Tim Taekwondo Indonesia Akhirnya Gagal Penuhi Target ke Olimpiade Rio de Jeneiro 2016
Suasana pertandingan kualifikasi Taekwondo di Filipina. (Koni)
Minggu, 17 April 2016 19:02 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Tim Taekwondo Indonesia gagal memenuhi target meraih tiket ke Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 setelah empat atlet andalannya kandas di babak penyisihan babak kualifikasi Olimpiade Asia (Asian Qualification Olympic for Rio de Jeneiro) 2016 di Hotel JW Marriott Manila, Filipina.

"Ya, kita gagal memenuhi target untuk meloloskan atlet ke Olimpiade Rio de Jeneiro," kata Ketua Harian PB TI, Zulkifli Tandjung melalui WhatsApp kepada Humas Satlak Prima, yang dilanjutkan ke Legislatif.co (GoNews Group) Minggu (17/04/2016).

Pada hari pertama, Sabtu (16/04/2016) kemarin, Mariska Halinda yang tampil di kelas 48kg hanya mampu meraih satu kemenangan atas atlet taekwondo asal India, Bandari Latika dengan skor 7-3. Di babak perempatfinal, dia harus mengakui ketangguhan atlet taekwondo Jordania, Bana Daraghmi dengan skor tipis 2-3. 

Nasib yang sama dialami Reinaldy Atmanegara yang turun di kelas 58kg, Dinggo Ardian Prayogo (68 kg) dan Shaleha (57kg).

Ketua Harian PB TI, Zulkifli Tandjung yang dihubungi melalui WhatsApp mengatakan, Reynaldi kalah lawan Yamen dengan skor 7-10. Kemudian, Dinggo kalah lawan Bahrain dengan skor 16-7 dan Sahleha harus mengakui keunggulan atlet Iran dengan skor 0-19. "Sebelum terhenti, Sahleha sempat menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan atlet Afganisthan dengan score 15-4," kata Zulkifli.

Kegagalan atlet taekwondo Indonesia menembus babak final sebagai persyaratan untuk bisa tampil di Rio de Jeneiro, kata Zulkifli, disebabkan lawan yang dihadapi kualitasnya jauh lebih baik. "Selain kualitas lawan lebih baik, atlet kita juga kalah dalam postur tubuh dan pengalaman bertanding. Dan, mereka juga tidak bisa bermain lepas sehingga serangannya gampang diantisipasi," katanya. ***

wwwwww