Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
16 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Trans Koetaradja Tak Mengganggu Labi-labi, Ini Penjelasan Illiza

Trans Koetaradja Tak Mengganggu Labi-labi, Ini Penjelasan Illiza
Gubenur Zaini Abdullah didampingi Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal saat memeriksa bus Trans Koetaradja, Rabu (13/4/2016)
Rabu, 13 April 2016 17:00 WIB
Penulis: Rachmad Ramadhani

BANDA ACEH - Kehadiran angkutan umum baru bus Trans Koetaradja tidak akan menghambat eksistensi angkutan kota (angkot) atau labi-labi yang sudah lama beroperasi di Kota Banda Aceh.

Hal ini dikatakan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal saat mendampingi Gubernur Zaini usai ujicoba bus seharga Rp 1,5 miliar per unit tersebut.

Dalam operasional dalam waktu dekat ini, 10 unit bus akan berjalan di koridor I, yaitu Keudah - Darussalam yang notabene jalur yang dilalui mahasiswa. Mahasiswa ini menempuh pendidikan di Unsyiah dan UIN Ar-Raniry.

"Trans Koetaradja hanya beroperasi dan berhenti di setiap halte yang sudah dibangun, nggak akan merusak eksistensi labi-labi, mereka jalurnya bebas," kata Illiza.

Illiza juga menegaskan akan menertibkan kendaraan-kendaraan yang parkir di badan jalan yang mengakibatkan ruas jalan macet. "kita operasionalkan dulu nanti dimana ada kendala kita evaluasi," tuturnya. (rhd)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:GoNews Group, Balai Kota
wwwwww