Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
19 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
21 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
3
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
4
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
5 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
5
Tim Gabungan Gerebek Kampung Narkoba Pangeran Hidayat Pekanbaru, Empat Terduga Pelaku dan Ratusan Gram Sabu Diamankan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Kampung Narkoba Pangeran Hidayat Pekanbaru, Empat Terduga Pelaku dan Ratusan Gram Sabu Diamankan
Home  /  Berita  /  Parlemen
Ditemani Mantan Pensiunan Kepsek SMAN 2 Payakumbuh

Suwandel Muchtar Kembalikan Formulir ke DPD II Golkar

Suwandel Muchtar Kembalikan Formulir ke DPD II Golkar
Suwandel Muchtar mengembalikan formulir ke DPD II Partai Golkar.(wdn)
Selasa, 12 April 2016 21:24 WIB
Penulis: Bayu De Nura
PAYAKUMBUH--Mantan pensiunan kepala sekolah SMKN 2 Payakumbuh Busrizal Dja’afar, mengatakan, sosok Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar dengan latar belakang pendidikan. Dinilai banyak pihak sudah banyak berbuat untuk Payakumbuh kearah yang lebih maju lagi.

“Setidaknya, terbukti ketika Unand Padang lokasi jauh telah berada di Payakumbuh sejak kepemimpinannya menjadi Wakil Walikota. Tidak itu saja, dengan berdirinya fakutas Unand Padang di Payakumbuh, tentunya ekonomi Payakumbuh ikut bergerak dengan sendirinya, karena warga Payakumbuh telah banyak membuat rumah kos, “ujar Busrizal Dja’afar kepada sejumlah wartawan ketika mengantarkan Suwandel Muchtar mendaftar ke DPD II Parati Golkar, Selasa (12/4).
 
Dijelaskan, Kajai nama akrap Busrizal Dja’afar, buah kesusuksan diraih Suwandel Muchtar untuk masyarakat luas itu, utamanya warga Luak Limopuluah (Payakumbuh-Limapuluh Kota) terhadap keberadaan fakultas Unand Padang di Payakumbuh, tentunya sangat besar mamfaatnya untuk warga Payakumbuh.
 
Berangkat dari semua keberhasilan Suwandel Muctar itu, ribuan masyarakat meminta Wandel nama sapaan Suwandel Muchtar, maju sebagai bakal calon (Balon) Walikota Payakumbuh periode 2017-2022 yang akan dihelat pihak komisi pemilihan umum (KPU) bulan Februari 2017 mendatang.
 
”Kita melihat dengan antusiasnya masyarakat meminta Wandel maju sebagai balon Walikota, dia nampaknya tidak mau mengecawakan aspirasi tersebut. Wandel telah mempersiapkan dirinya maju sebagai balon Walikota. Pembuktian awal itu, dilakukannya mendaftar ke partai politik (Parpol) yang telah membuka kran pendaftaran, “ujar Busrizal Dja’afar.
 
Ketika Wandel mengembalikan formulirnya ke PDP II Partai Golkar disambut panitia penjaringan Khairul Kayo, Hendri Prima Putra, Wakil bendahara Ismet, dan pengurus partai Golkar lainnya, Wandel menyebutkan, maju sebagai balon Walikota akan memprioritaskan pendidikan kearah yang lebih bergairah lagi.
 
Dikatakan Wandel, dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern.
 
Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Payakumbuh. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.
 
Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.
 
“Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran. Inilah yang akan kita wujudkan nantinya, “ujar mantan kepala Biro Unand Padang itu.***

Editor:M.Siebert
Kategori:Parlemen, GoNews Group, Pekanbaru
wwwwww