Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
10 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
10 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
12 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Demo 16 BEM di DPRA, Azhari Cage: Ada Indikasi 15 SKPA Bermain Politik

Demo 16 BEM di DPRA, Azhari Cage: Ada Indikasi 15 SKPA Bermain Politik
Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh Azhari Cage menjumpai mahaiswa saat demo terkait Pilkada di gedung DPRA, Senin (4/4/2016)
Senin, 04 April 2016 16:30 WIB
Penulis: Rachmad Ramadhani

BANDA ACEH - Tak cukup di Polda, mahasiswa tergabung dalam GAMA (Gerakan Aktivis Mahasiswa Aceh) melanjutkan aksi terkait Pilkada di depan Gedung DPR Aceh, Senin (4/4/2016). Di DPRA, mahasiswa hanya bertemu Wakil Ketua Komisi I Azhari Cage, karena pimpinan dewan sedang rapat dengan Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) yang ikut Gubernur Zaini Abdullah alias abu Doto ke Aceh Tenggara beberapa hari lalu.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa meminta pimpinan DPRA menemui mereka untuk menyampaikan aspirasi masyarakat jelang Pilkada Aceh.

Mereka mengecam para kandidat yang menggunakan fasilitas negara dalam melakukan publikasi sebagai peserta Pilkada. Selain itu para demonstran menanyakan tentang bendera dan lambang Aceh yang belum dikibarkan berdampingan dengan bendera Indonesia.

Usai berorasi sekitar 15 menit, Azhari Cage, Wakil Ketua Komisi I DPRA yang membidangi hukum, politik dan pemerintahan menjumpai puluhan mahasiswa. Dia menyampaikan pimpinan DPRA sedang menggelar rapat dengan sejumlah kepala SKPA yang ikut bersama Gubernur Zaini dalam kunjungan ke Aceh Tenggara beberapa hari yang lalu.

"Pimpinan sedang menggelar rapat dengan 15 kepala SKPA untuk meminta keterangan tentang kunjungan bersama Gubernur ke Kutacane, karena kunjungan tersebut ada indikasi dukungan kepada Zaini sebagai bakal calon gubernur 2017," kata Azhari Cage di depan mahasiswa.

Dalam hal ini, Azhari mengatakan pihak DPRA akan terus mengawasi jika terdapat indikasi dukungan para PNS di SKPA dengan memfasilitasi dan memberi dukungan terhadap calon gubernur pada Pilkada 2017 mendatang.

"DPRA sepakat dengan adek-adek mahasiswa. Kami tidak akan diam dan terus bekerja menjaga kaedah-kaedah yang berlaku," tegasnya.

Terkait masalah bendera Aceh yag belum dikibarkan, Azhari mengatakan qanun tentang Bendera dan Lambang Aceh sudah tuntas di lembaga DPRA, namun pemerintah Aceh yang belum memberi izin untuk mengibarkan bendera tersebut.

"Qanun tentang bendera dan lambang sudah tuntas sejak 2013, namun mengenai pengibarannya ini ranahnya eksekutif. Kita selalu mendesak pemerintah pusat dan Aceh untuk segera menuntaskannya," ungkap politisi Partai Aceh (PA) ini. (rhd)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww