Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
7 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
7 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
9 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Hukum

29 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Laksanakan Ujian Kejar Paket C di Aula

Senin, 04 April 2016 17:35 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Sebanyak 29 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Pekanbaru, Riau, mengikuti ujian Kejar Paket C, Senin (4/4/2016) siang. Dari total itu, 26 orang merupakan warga binaan Lapas dewasa dan empat lainnya dari Lapas anak Klas II B.

Sesuai data Lapas, harusnya ada 30 orang warga binaan yang mengikuti ujian. Namun ternyata satu tahanan tidak hadir tanpa keterangan, karena ternyata sudah bebas, tetapi namanya terlanjur tercatat sebagai peserta ujian.

"Seharusnya ada 30 orang yang ikut ujian hari ini, tapi satu peserta tidak hadir tanpa konfirmasi. Sesuai data kita, ada tiga warga binaan yang bebas dan dijadwalkan ikut ujian, tapi satu diantaranya tidak hadir," kata Kepala Seksi Pembinaan Lapas Klas II A Pekanbaru, Yusup Gunawan, Senin (4/4/2016) siang.

Yusup menguraikan, sebagian besar peserta ujian merupakan warga binaan perkara narkoba. "60 persen peserta ujian terjerat perkara narkoba. Kalau untuk anak-anak itu perkara pidana umum seperti narkoba dan asusila," ungkapnya.

Ia yakin, bahwa warga binaan ini akan dapat mengikuti dan menjawab ujian dengan maksimal, karena jauh hari sebelumnya mereka telah diberikan pembekalan sejak Maret 2015 lalu. "Sudah kita persiapkan semua. Hari ini ujiannya kita gelar di aula Lapas yang dibagi menjadi dua ruangan berbeda," sambungnya. ***

wwwwww