Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
13 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
6 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Jadi Etalase Pembangunan di Kota Padang, Sekdako: Padang Barat Harus Bebas Banjir

Jadi Etalase Pembangunan di Kota Padang, Sekdako: Padang Barat Harus Bebas Banjir
Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad memberikan sambutan dalam Musrenbang Padang Barat. (HumasI
Sabtu, 27 Februari 2016 06:25 WIB

PADANG - Kecamatan Padang Barat sebagai etalase Kota Padang terutama dalam pembangunan infrastrukturnya karena mendapatkan prioritas tersendiri dari Pemkot Padang. Terlebih pembangunan tersebut didasari usulan dari warga di tingkat kelurahan yang berkaitan dengan kebutuhan untuk mendukung pariwisata.

Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad, menyebutkan, prioritas pembangunan di Kecamatan Padang Barat memang diarahkan untuk mendukung pengembangan pariwisata. Untuk itu, lingkungan pemukiman dan pantai harus tertata dengan baik sehingga terlihat rapi, bebas banjir dan nyaman bagi setiap orang yang berkunjung di kecamatan ini.

"Selain penataan pantai dari Muaro Lasak sampai Muaro yang sudah kita dilakukan, penataan lingkungan pemukiman warga juga perlu diprioritaskan. Diantaranya perbaikan jalan dan pembenahan drainase. Hal ini dianggap krusial karena beberapa kawasan di Padang Barat masih sering kebanjiran akibat drainase tidak berfungsi dengan baik," kata Sekda usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Padang Barat di Hotel Pangeran Beach, Jumat (26/2/2016).

Dalam Musrembang yang turut dihadiri lima orang anggota DPRD Kota Padang asal Dapil V, Muspika Padang Barat serta Tokoh Masyarakat ini, beberapa usulan pembangunan mengemuka dari sepuluh kelurahan. Usulan-usulan pembangunan yang dominan dari hasil rembuk warga dan tingkat kelurahan antara lain perbaikan jalan (betonisasi-red), pembenahan drainase serta kegiatan-kegiatan pengembangan ekonomi kemasyarakatan.

Dikatakan Camat Padang Barat Arfian, kondisi drainase di hampir seluruh kelurahan di Padang Barat masih terbilang belum maksimal, selain ada penyumbatan juga karena fisik drainase belum memadai menampung volume air terutama di musim penghujan.

"Kegiatan gotong royong untuk normalisasi drainase ini, sudah sering dilaksanakan. Namun untuk lebih maksimal diharapkan pada 2017 nanti melalui pengusulan warga akan dapat direalisasikan," kata Arfian. (DU/Yz)

Editor:Calva
Kategori:Balai Kota, GoNews Group, Kulim
wwwwww