Sekretaris Komisi IV DPRD Padang, Iswandi : Usai Penertiban, Pemkot Jangan Bohongi Pedagang
![]() |
| Sekretaris Komisi IV DPRD Padang, Iswandi Muchtar (tengah), Ketua Komisi IV Surya Jufri Bittel dan tokoh masyarakat Afrizal saat meninjau penertiban pedagang Pantai Muaro, Padang, Kamis (25/2/2016). |
Penulis: Agib M Noerman
PADANG - Sekretaris Komisi IV DPRD Padang, Iswandi Muchtar mengingatkan Pemkot untuk tidak membohongi pedagang Jalan Muaro setelah tempat berjualan mereka dirobohkan. Bahkan, Iswandi meminta Pemkot segera merealisasikan bantuan gerobak yang telah disepakati.
"Jangan setelah pedagang mau tempatnya dirobohkan, kemudian Pemkot tidak menepati janjinya. Tidak ada alasan Pemkot tidak segera merealisasikan bantuan tersebut," tegas Iswandi.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menyarankan, dalam pemberian bantuan tersebut tidak membedakan pedagang. Bantuan tersebut harus tepat sasaran. Kalau perlu, sebut Iswandi, pemberian bantuan harus berdasarkan by name dan by addres.
Penataan dan penertiban yang dilakukan Pemkot terhadap pedagang Jalan Muaro memang mendapat respon dari DPRD Padang setelah puluhan pedagang menyampaikan aspirasi beberapa waktu lalu. Berdasar informasi, sedikitnya 54 pedagang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di sepanjang Jalan Muaro.
Sebelumnya, terpenuhi kesepakatan antara pedagang, DPRD Padang dan Pemkot terkait bantuan ke pedagang. Pertama, desain gerobak yang awalnya direncanakan 0,9 meter, menjadi 1,2 meter. Pemberian mesti disegerakan, jangan sampai pedagang menunggu terlalu lama. Diperkirakan gerobak yang akan disediakan seluruhnya 250 unit. Untuk depan LP sebanyak 53, Muaro Lasak 76, Samudra 41 unit dan sisanya akan disebar di sepanjang Pantai Padang.
Pemkot melalui Kepala Dinas Pariwisata Medi Iswandi menyebutkan, Maret akan didistribusikan 100 unit, April 100 unit dan sisanya menunggu proses. Space gerobak juga harus jelas sehingga apa yang di realisasikan nanti sesuai peruntukannya.
Sekdako Padang Nasir Ahmad juga berjanji akan memasukkan biaya penerangan jalan dalam perubahan anggaran 2016. Pihaknya akan mengoptimalkan seluruh kinerja guna tuntasnya pembenahan tersebut. Bagi Pemkot, baik kata Sekdako maupun Dinas Pariwisata, pihaknya tidak lain hanya sebagai penyeimbang antara kebutuhan pedagang dengan wisatawan yang akan berkunjung. Keduanya sama-sama mendapatkan kepuasan. (agb)
| Kategori | : | Balai Kota, GoNews Group, Kulim |








