Drainase Meluap, Jalan Bangau Sakti Bina Widya Terendam Genangan Air
![]() |
| Jalan Bangau Sakti Bina Widya. |
Penulis: Afrila Yobi
Limpasan air tersebut tampak memanjang dan mengarah menuju Jalan Naga Sakti. Kondisi ini membuat arus lalu lintas menjadi tersendat karena pengemudi harus bergantian melintasi area yang terendam. Sebagian besar pengendara terlihat berhati-hati meraba jalur dan memilih sisi pinggir aspal yang dirasa lebih dangkal agar roda kendaraan mereka tidak terperosok ke dalam lubang.
Salah seorang pengendara, Wahyu, menuturkan bahwa genangan tersebut tetap bertahan meskipun tidak ada hujan yang turun pada siang itu. Ia meyakini limpasan air sangat berkaitan erat dengan curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam sebelumnya.
"Tidak hujan hari ini, tapi tadi malam hujan," terangnya.
Bagi warga yang melintas, genangan air ini bukan sekadar hambatan laju kendaraan, melainkan juga memunculkan risiko kecelakaan. Permukaan air menyembunyikan kondisi aspal yang sebenarnya, sehingga lubang-lubang di badan jalan menjadi ancaman tersendiri, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan sepeda motor.
Di sisi lain, situasi ini memperlihatkan adanya persoalan infrastruktur yang saling berkaitan. Berdasarkan kondisi di lapangan, drainase atau saluran air di sepanjang kawasan Bangau Sakti tampak penuh. Saat kapasitas saluran pembuangan tidak lagi mampu menampung debit air, limpasan akhirnya meluber dan menggenangi badan jalan dalam waktu yang cukup lama.
Penanganan terhadap air yang selalu menggenang pasca hujan ini membutuhkan perbaikan yang lebih menyeluruh dari pengelola infrastruktur. Pembenahan fisik aspal tanpa dibarengi dengan normalisasi fungsi saluran air berpotensi membuat persoalan genangan dan jalan berlubang kembali terulang setiap kali hujan turun. ***
| Kategori | : | Warga Bertuah, Binawidya |











