Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
2
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
3
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
Cendekia
3 jam yang lalu
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
4
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
Gelanggang
22 jam yang lalu
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
5
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
Payung Sekaki
2 jam yang lalu
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
6
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Usut Dugaan Korupsi Lahan Riau, KPK Dalami Pengembalian Uang Menhut

Usut Dugaan Korupsi Lahan Riau, KPK Dalami Pengembalian Uang Menhut
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menunjukkan tanda terima dan notulensi penyerahan amplop putih miliki Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang telah ditandatangani di atas materai kepada media saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Senin, 17 Agustus 2026 19:49 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan aliran dana yang menyeret nama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Penelusuran ini berkaitan erat dengan proses pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang berlokasi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Penelusuran Setoran Koperasi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa penyidik otoritas antirasuah sedang melacak skema pengumpulan uang dari sejumlah anggota Koperasi Unit Desa (KUD) di wilayah Kuansing. Dana tersebut diduga kuat mengalir kepada sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Guna membongkar alur transaksi ini, tim penyidik telah memanggil dan memeriksa sejumlah pihak pada pekan lalu. Proses serah terima uang tersebut teridentifikasi berlangsung dalam rentang waktu Mei hingga Juni.

"Uang tersebut di antaranya diberikan kepada pihak-pihak di Kementerian Kehutanan. Baik pemberian di bulan Mei ataupun di bulan Juni," bebernya, Senin (17/8/2026).

Temuan Selisih Dolar Singapura

Lebih lanjut, penyaluran dana ini turut terkonfirmasi lewat keterangan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Budi menyebutkan bahwa sang menteri telah mengembalikan uang yang sebelumnya ia terima dari Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Meski demikian, penyidik KPK masih menemukan adanya selisih angka dari total uang yang dikembalikan.

"Penyidik ingin mendalami, selisih uang itu ada di mana. Sampai saat ini masih terus ditelusuri, masih didalami selisih uang 2.000 dolar Singapura itu ada di pihak siapa," paparnya.

Peran Sentral Petinggi Daerah

Dalam rangkaian pengumpulan dana, KPK juga menyoroti peran Ketua DPRD Kuansing Juprizal. Posisi Juprizal menjadi krusial karena ia diketahui menjabat sebagai ketua KUD di daerah tersebut dan diduga mengetahui seluruh proses pengumpulan uang sejak tahap awal. Ia disinyalir bertindak sebagai perantara yang menjalankan arahan langsung dari Bupati Kuansing.

"Saudara JUP ini kemudian ke bendahara KUD dalam rangka pengumpulan uang-uang dari para anggotanya," jelasnya.

Terkait potensi pemeriksaan langsung terhadap Menteri Kehutanan, Budi menyatakan bahwa langkah tersebut akan menyesuaikan dengan dinamika penyidikan.

"Untuk pemanggilan saksi termasuk Pak Menhut semuanya bergantung pada proses penyidikan, nanti kita lihat kebutuhannya seperti apa," tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kabar Bertuah, Binawidya, Riau
wwwwww