Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
2
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
3
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
Cendekia
4 jam yang lalu
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
4
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
Gelanggang
23 jam yang lalu
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
5
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
Payung Sekaki
2 jam yang lalu
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
6
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kuliner

Gandeng Indonesia Latihan di Laut, China Tuai Kecaman dari Taiwan

Gandeng Indonesia Latihan di Laut, China Tuai Kecaman dari Taiwan
Ilustrasi Bendera Taiwan (Foto: dok. AFP)
Rabu, 12 Agustus 2026 12:49 WIB

JAKARTA - Ketegangan di wilayah perairan lintas selat kembali mengemuka setelah pemerintah Taiwan mengecam jadwal latihan angkatan laut antara China dan Indonesia. Kegiatan militer yang akan dilangsungkan di perairan sebelah timur Taiwan pada pertengahan bulan ini dinilai sebagai usaha Beijing untuk menunjukkan otoritas sepihak atas wilayah sengketa.

Sikap keberatan pemerintah Taiwan ini dilandasi oleh penolakan mereka atas klaim Beijing, yang secara berkesinambungan menganggap Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari teritorial China.

Upaya Membangun Kesan Yurisdiksi

Penolakan resmi disampaikan oleh Dewan Urusan Daratan Taiwan, badan yang bertanggung jawab atas kebijakan lintas selat, Rabu (12/8/2026). Mereka mengidentifikasi agenda latihan ini sebagai bentuk pelanggaran kedaulatan berkedok latihan gabungan.

"Mengutuk keras provokasi militer CCP," jelas lembaga tersebut merujuk pada Partai Komunis China.

Dalam penjabarannya, dewan tersebut menegaskan bahwa keterlibatan negara ketiga dimanfaatkan Beijing untuk memperkuat klaim teritorial. "Langkah ini, pada kenyataannya bertujuan untuk menciptakan kesan palsu bagi komunitas internasional bahwa CCP memiliki yurisdiksi atas perairan di sebelah timur Taiwan dan secara terang-terangan melanggar kedaulatan nasional dan hak serta kepentingan maritim kami," lanjutnya.

Pernyataan Otoritas Pertahanan

Kementerian Pertahanan China sebelumnya telah mengonfirmasi rancangan latihan pelayaran ini, Selasa (11/8/2026). Agenda tersebut akan melibatkan kapal fregat angkatan laut Indonesia serta kapal perang milik China.

Pemerintah China menyatakan bahwa kolaborasi maritim tersebut dirancang guna "meningkatkan kemampuan operasional gabungan kedua angkatan laut dan bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional". Meski nama instansinya disebut, militer Indonesia belum memberikan komentar terbuka mengenai jadwal latihan tersebut.

Eskalasi Pertahanan Taipei

Pengumuman agenda militer maritim ini bertepatan dengan momentum Taiwan yang tengah menjalankan latihan pertahanan berskala masif. Agenda tahunan ini difokuskan untuk menyiapkan kapasitas pertahanan nasional.

Kehadiran unsur militer Beijing di perairan timur sebenarnya merupakan pemandangan harian bagi otoritas Taiwan. Sejak beberapa waktu terakhir, China terus menempatkan kekuatan udaranya dan armada laut di perbatasan. Patroli serupa yang dilakukan di Pasifik Barat pada bulan Juni lalu juga sempat memicu protes, di mana Taipei mengutuk manuver tersebut sebagai taktik perluasan kekuasaan secara terselubung.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Kuliner
wwwwww