Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis All England 2023

Apriyadi/Fadia Gagal Penuhi Target Juara

Apriyadi/Fadia Gagal Penuhi Target Juara
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Foto: PBSI)
Jum'at, 17 Maret 2023 22:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BIRMINGHAM - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sudah tampil maksimal. Namun, Apriyani/Fadia gagal meraih kemenangan sekaligus melangkah ke semifinal Turnamen Bulutangkis All England 2023.

Dalam laga perempat final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Jumat (16/3/2023), Apriyani/Fadia harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee dalam pertarungan ketat dengan skor 11-21, 21-14, 14-21.

Apriyani yang mengakui kekalahannya dan memuji perjuangan rekannya Fadia yang sudah berusaha sekuat tenaga untuk bisa mengimbangi permainan lawannya. "Saya terima kasih kepada Fadia hari ini karena sudah sangat kuat, saling menguatkan. Memang sebelum ke sini kami sudah menyiapkan semua dengan sebaik-baiknya tapi hasilnya tidak bisa kami pungkiri hanya bisa diterima. Kami akan kembali kuat lagi," kata Apriyani.

Bagi Apriyani kekalahan ini merupakan pelajaran berharga untuk bisa tampil lebih baik lagi pada event lainnya. "Pembelajaran yang bagus buat kami berdua, bagaimana menghadapi kejuaraan seperti All England ini. Kiranya sama-sama mau belajar lagi ke depan," ujarnya lagi.

Di All England 2023 ini, Apriyani/Rahaya mengaku telah melakukan persiapan maksimal dalam upaya memenuhi target mempersembahkan gelar juara bagi Merah Putih. "Ini sangat emosional buat saya karena apa yang kami sudah siapkan sebaik-baiknya pun ternyata tidak semudah itu (yang kami pikirkan) untuk menjadi juara. Susah banget ya, penuh perjuangan. Tapi kami patut bersyukur hari ini, ternyata kami bisa ketika tertekan, ketika komunikasi kami tidak baik untuk fight back walau hasilnya belum bisa kami ambil (kemenangan). Pasti sedih," jelasnya.

"Dulu ketika Lee So Hee berpasangan dengan Shin Seung Chan kan mainnya kencang terus, kalau sekarang Baek Ha Na lebih bisa mengatur tempo permainan. Lawan pasangan ini memang harus ulet, bukan hanya kuat-kuatan badan tapi harus kuat fokus juga," tambahnya.

"Saya hari ini keluar dari zona nyaman, coba main kuat-kuatan. Pelatih bilang ayo coba terus, mau kram di lapangan pun tidak mengapa, yang penting tidak boleh menyerah. Makanya tadi di gim kedua, mau bola kemanapun saya ambil, memaksa terus sampai dapat second win-nya," ujar Fadia.

"Memang belum dikasih kemenangan, supaya nanti terus berupaya latihan lebih keras lagi," tutupnya. ***

wwwwww