Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
23 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
22 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Home  /  Berita  /  Parlemen

Netty PKS: Seharusnya Nataru Jadi Indikator Evaluasi Sebelum Cabut PPKM

Netty PKS: Seharusnya Nataru Jadi Indikator Evaluasi Sebelum Cabut PPKM
Politisi PKS, Netty Prasetyani. (Foto: Istimewa)
Minggu, 01 Januari 2023 11:57 WIB

JAKARTA - Langkah Presiden Joko Widodo mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) disayangkan oleh politisi PKS, Netty Prasetyani. Alasannya, karena pencabutan dilakukan sebelum liburan Natal dan Tahun Baru 2023 berakhir.

"Seharusnya, pemerintah menjadikan momen Nataru sebagai salah satu indikator evaluasi secara menyeluruh,” kata anggota Komisi IX DPR RI, Minggu (1/1/2023).

Netty semakin menyayangkan kebijakan itu lantaran pencabutan PPKM justru membuka pintu lebar bagi warga negara asing, khususnya dari China masuk ke Indonesia.

Padahal, sambungnya, China kini tengah dikabarkan mengalami kembali lonjakan kasus Covid-19. "PPKM dicabut, sementara kasus di negara tetangga, terutama China melonjak tajam,” tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww