Insiden Penembakan, Mantan PM Jepang Diduga Kena Serangan Jantung
![]() |
| Olah TKP lokasi penembakan di luar alun-alun stasiun Kintetsu Yamato-Saidaiji di Nara pada 8 Juli 2022. (foto: ist./str/jijipress/AFP/gettyimages) |
Duta Besar AS untuk Jepang Rahm Emanuel dalam lansiran cnbc.com yang dikutip GoSumbar.com di Jakarta, mengaku kaget dan sedih dengan kabar penembakan tersebut.
Baca Juga: Bukan Cuma Jepang, Taiwan dan Arab, Warga Vietnam Juga Ramai-ramai Keluar RI
Baca Juga: Corona di Indonesia Memburuk, Warga Jepang Dievakuasi Pulang ke Negaranya
"Abe-san telah menjadi pemimpin Jepang yang luar biasa dan sekutu Amerika Serikat yang tak tergoyahkan," kata Emanuel dalam sebuah pernyataan Jumat.
Pemerintah AS dan rakyat Amerika, kata Emanuel, "Berdoa untuk kesejahteraan Abe-san, keluarganya dan rakyat Jepang."
Baca Juga: Tekan Covid-19, Jepang akan Kembangkan Teknologi Pelacak
Baca Juga: Seorang Pria Berondong Tembakan ke Sekolah Dasar, 14 Murid dan Satu Guru Tewas
Shinzo Abe dikabarkan jatuh tersungkur saat menyampaikan pidato di Kota Nara, Jepang, pada Jumat.
Suara seperti tembakan terdengar pada saat itu dan seorang pria terduga diamankan di lokasi kejadian, demikian dilaporkan media NHK.
Baca Juga: Tembaki Pengendara, Polres Agam Sita 19 Pucuk Pistol Mainan
Baca Juga: Politisi Gerindra Kritisi Tembak Mati Densus terhadap Sunardi
Wartawan NHK yang berada di lokasi kejadian mengaku mendengar suara tembakan dua kali secara berturut-turut saat Abe berpidato.
Sementara itu Kantor Berita Kyodo memberitakan bahwa mantan PM Jepang itu kini dalam kondisi tak sadarkan diri dan diduga terkena serangan jantung.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Warga Bertuah, Kuliner |











