Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
24 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
24 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
4
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
5
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
6
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Insiden Penembakan, Mantan PM Jepang Diduga Kena Serangan Jantung

Insiden Penembakan, Mantan PM Jepang Diduga Kena Serangan Jantung
Olah TKP lokasi penembakan di luar alun-alun stasiun Kintetsu Yamato-Saidaiji di Nara pada 8 Juli 2022. (foto: ist./str/jijipress/AFP/gettyimages)
Jum'at, 08 Juli 2022 13:57 WIB
JAKARTA - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dibawa ke rumah sakit dengan kondisi berdarah. Demikian pemberitaan yang dibaca, Jumat (8/7/2022).

Duta Besar AS untuk Jepang Rahm Emanuel dalam lansiran cnbc.com yang dikutip GoSumbar.com di Jakarta, mengaku kaget dan sedih dengan kabar penembakan tersebut.

Baca Juga: Bukan Cuma Jepang, Taiwan dan Arab, Warga Vietnam Juga Ramai-ramai Keluar RI

Baca Juga: Corona di Indonesia Memburuk, Warga Jepang Dievakuasi Pulang ke Negaranya

"Abe-san telah menjadi pemimpin Jepang yang luar biasa dan sekutu Amerika Serikat yang tak tergoyahkan," kata Emanuel dalam sebuah pernyataan Jumat.

Pemerintah AS dan rakyat Amerika, kata Emanuel, "Berdoa untuk kesejahteraan Abe-san, keluarganya dan rakyat Jepang."

Baca Juga: Tekan Covid-19, Jepang akan Kembangkan Teknologi Pelacak

Baca Juga: Seorang Pria Berondong Tembakan ke Sekolah Dasar, 14 Murid dan Satu Guru Tewas

Shinzo Abe dikabarkan jatuh tersungkur saat menyampaikan pidato di Kota Nara, Jepang, pada Jumat.

Suara seperti tembakan terdengar pada saat itu dan seorang pria terduga diamankan di lokasi kejadian, demikian dilaporkan media NHK.

Baca Juga: Tembaki Pengendara, Polres Agam Sita 19 Pucuk Pistol Mainan

Baca Juga: Politisi Gerindra Kritisi Tembak Mati Densus terhadap Sunardi

Wartawan NHK yang berada di lokasi kejadian mengaku mendengar suara tembakan dua kali secara berturut-turut saat Abe berpidato.

Sementara itu Kantor Berita Kyodo memberitakan bahwa mantan PM Jepang itu kini dalam kondisi tak sadarkan diri dan diduga terkena serangan jantung.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Kuliner
wwwwww