Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Gunakan Teknologi Digital, Hutama Karya Tuntaskan 31 Km Ruas Tol Pekanbaru - Bangkinang

Gunakan Teknologi Digital, Hutama Karya Tuntaskan 31 Km Ruas Tol Pekanbaru - Bangkinang
Tol Pekanbaru-Bangkinang.(foto: antara/ho-humas hki)
Kamis, 07 Juli 2022 15:47 WIB
PEKANBARU – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sukses menerapkan teknologi digital untuk pembangunan ruas tol Pekanbaru - Bangkinang. Sistem digital dengan menerapkan Building Information Modeling (BIM) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

"Hal ini berhasil karena didukung pemerintah dengan membuat aturan berupa regulasi, pengembangan sumber daya manusia, pendanaan inovatif, serta penerapan hasil riset dan teknologi dalam hal ini pengimplementasian BIM," kata Direktur Operasi III HKI Selo Tjahjono, kepada media Rabu.

Selo menjelaskan BIM merupakan representasi rencana bangunan secara digital berbentuk tiga dimensi dan animasi yang dapat dilihat menggunakan Virtual Reality (VR) yang terkandung semua informasi sebagai landasan stakeholder mengambil keputusan dalam setiap tahapan konstruksi.

"Implementasi BIM di lapangan untuk beberapa pekerjaan sudah menggunakan gambar kerja yang merupakan output dari BIM, dibandingkan sebelumnya yang masih menggunakan gambar manual," katanya.

Dengan adanya BIM, lanjutnya, proses konstruksi bisa menjadi lebih efektif. Pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh sejumlah orang dalam waktu tertentu bisa dikerjakan dalam waktu lebih singkat, seperti pembuatan gambar kerja struktur jembatan, perhitungan volume beton dan tulangan, tahapan pekerjaan, dan perhitungan volume.

"Salah satu manfaat lainnya terdapat pada perhitungan volume yang jauh lebih teliti dan akurat karena sistem tersebut mampu membaca suatu bentuk secara detail sesuai dengan model rencana, sehingga implementasi BIM dalam membangun jalan tol akan memangkas waktu pekerjaan dan juga biaya," kata Selo Tjahjono.

Penggunaan BIM di Jalan Tol Penang ini pun telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian PUPR pada perayaan Hari Jalan 2021 lalu.

HKI berhasil meraih gelar Pemenang II dalam Lomba Inovasi Teknologi Pembangunan Jalan dan Jembatan melalui Video. Melalui video yang berdurasi 4 menit 30 detik, Tim Proyek Penang menjelaskan bagaimana BIM dapat membantu tim di lapangan untuk merencanakan dan membangun jalan tol. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Balai Kota, Bukit Raya
wwwwww