Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
17 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
17 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Ibnu Riza Pradipto Ditunjuk Jadi Plt Sekjen IESPA

Ibnu Riza Pradipto Ditunjuk Jadi Plt Sekjen IESPA
Ibnu Riza Pradipto jadi Plt Sekjen IESPA. (Dok. Pribadi)
Jum'at, 03 Desember 2021 11:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dalam upaya lebih meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan organisasi, Ketua Umum Indonesia Esport Association (IESPA), Eddy Lim menunjuk Ketua Harian, Ibnu Riza Pradipto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen menggantikan posisi Sekjen Prananda IA.

"Saya menunjuk Plt Sekjen Ibnu Riza Pradipto karena menilainya bisa menangani organisasi IESPA secara profesional. Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan IESF 14th Esports World Championships 2022. Keputusan ini saya ambil karena sudah tidak sejalan dengan Prananda IA. Dan, Surat Keputusan (SK) Plt Sekjen akan segera saya tandatangani dalam waktu dekat ," kata Eddy Liem yang dihubungi Kamis (2/11/2021) malam.

Keputusan Eddy Liem ini mendapat dukungan dari Ketua Pengprov IESPA Sumatera Utara (Sumut), Mikhael Nainggolan dan Pengprov IESPA DKI Jakarta, Erlangga Putra. Mereka menilai pergantian tersebut memang harus dilakukan karena Pranata IA tidak menghormati Eddy Liem selaku Ketua Umum IESPA.

"Kami mendukung keputusan pak Eddy Liem mengangkat Ibnu Riza Pradipto selaku Plt Sekjen menggantikan Prananda. Masak kita diundang zoom meeting tanpa ada undangan resmi hanya via WhatsApp saja. Yang lebih tidak simpatik lagi, Prananda menentang kebijakan dan mengajak pak Eddy Liem bertengkar dalam zoom meeting tersebut. Organisasi IESPA itu bukan kaleng-kaleng tetapi harus ditangani secara profesional mengingat Indonesia akan menjadi tuan rumah Esports World Championship 2022," kata Ketua Pengprov IESPA Sumut, Mikael Nainggolan.

Apa yang diungkapkan Mikhael Nainggolan ini dibenarkan Erlangga Putra. "Pengprov IESPA DKI Jakarta juga secara penuh mendukung keputusan pak Eddy Liem untuk mengangkat Plt Sekjen IESPA. Karena, kami juga menilai Ibnu Riza Pradipto memang pantas menempati posisi tersebut dan punya kemampuan menangani organisasi secara profesional. Tantangan kita ke depan itu lebih berat dalam meningkatkan prestasi atlet apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Esports World Championship 2022 ," timpal Erlangga Putra.

Secara terpisah, Ibnu Riza Pradipto menyatakan kesiapannya untuk menjabat sebagai Plt Sekjen IESPA. "Saya siap menjalankan tugas sebagai Plt Sekjen," katanya.

Ada tiga alasan krusial yang menjadi pertimbangan pria yang terlibat mempersiapkan Tim Esport Indonesia saat tampil di SEA Games Filipina 2019 lalu. Pertama, membangun kerjasama lebih baik dengan seluruh Pengprov IESPA. Kedua, menjaga hubungan yang baik dengan Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI) pimpinan Budi Gunawan. Ketiga, mensukseskan pelaksanaan Esports World Championship 2022 yang sudah dirancang Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

"IESPA itu menginduk kepada PB ESI. Jadi, kita harus menjaga sinergitas antara IESPA dan PB ESI. Selain membangun kerjasama yang baik dengan Pengprov IESPA se-Indonesia dalam upaya meningkatkan prestasi atlet Esport Indonesia, kita juga harus menjaga kepercayaan yang diberikan Federasi Esports Internasional (IESF) sebagai penyelenggara Esports World Championship 2022 lewat lobi yang dilakukan NOC Indonesia," tegas Ibnu Riza Pradipto.

Indonesia resmi ditunjuk menjadi tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022 setelah delegasi NOC Indonesia Desra Firza Ghazfan menerima plakat seremonial dari Presiden Federasi Esports Internasional (IESF) Vlad Marinescu pada acara IESF Ordinary General Meeting di Eliat, Jumat (19/11/2021).

Marinescu mengatakan IESF 14th Esports World Championships 2022 akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Indonesia, 20-27 November. Single event esports paling bergengsi se-dunia ini akan diikuti lebih dari satu juta peserta, dengan syarat wajib lolos sesi kualifikasi yang bergulir sejak tiga bulan sebelumnya.

“Bali sangat ideal untuk menjadi tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022. Sebab, Indonesia memiliki tim esports yang luar biasa dan telah berkembang sejak lama. Kami sangat gembira bisa membawa event ini ke Bali,” kata Marinescu.

Terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022 merupakan buah diplomasi olahraga NOC Indonesia. September lalu, Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari bertemu Marinescu di Budapest, yang salah satu hasilnya adalah menempatkan Tommy Hermawan Lo masuk dalam jajaran dewan IESF.

“NOC Indonesia sangat mendukung National Federation yang ingin bekerja serius meningkatkan prestasi olahraga Indonesia. Bahkan, kami akan berjuang membantu mereka agar bisa terkoneksi dengan International Federation yang dapat membawa keuntungan bagi Indonesia,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari.

“Saya berharap IESF 14th Esports World Championships 2022 di Indonesia bisa menambah gairah industri esports di Tanah Air. Apalagi event ini diselenggarakan di Bali yang terkenal sebagai tempat peleburan kekayaan tradisi budaya masa lalu dan modern. Ini akan menjadi tempat yang pas menciptakan tradisi masa depan. Kami juga berharap acara ini dapat menjadi kontribusi partisipasi olahraga dalam meramaikan puncak acara G20.” ***

wwwwww