Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
BWF World Tour Finals 2021

Busanan Terus Menambah Pengalaman

Busanan Terus Menambah Pengalaman
Busanan Ongbamrungphan. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 02 Desember 2021 11:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NUSA DUA - Pebulutangkis tunggal putri asal Thailand, Busanan Ongbamrungphan tengah merenda peruntungan di Grup B tunggal putri turnamen bulutangkis BWF World Tour Finals 2021. Busanan tanpa menemui kesulitan menghentikan perlawanan pemain Singapura, Yeo Jia Min 21-7, 15-9 (mundur) dalam tempo 31 menit di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (2/12/2021). 

Kendati berada dalam satu grup dengan pebulutangkis papan atas Akane Yamaguchi (Jepang) dan An Se Young (Korea Selatan), Busanan ingin tampil maksimal. Sedangkan Yeo yang mundur karena cedera lutut kiri yang kambuh, harus tersingkir dari gelaran berhadiah total 1,5 juta dolar AS ini.

Sebelumnya, Rasmus Gemke dari Denmark dan Kento Momota asal Jepang tidak bisa meneruskan pertandingan menyusul cedera. Yang terakhir, pasangan ganda putra Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India), juga mundur di hari Kamis (2/12/2021).

"Saya bermain lebih baik dari sebelumnya. Sayang saja Yeo harus mundur diri," ungkap Busanan seusai bertanding.

Dia mengaku sudah sejak awal melihat permainan lawan tidak pada performa terbaik. Hingga gim kedua, menurut Busanan, Yeo sudah tak lagi agresif dan cenderung melepas permainan net maupun drop shot darinya. "Saya turut prihatin dengan Yeo," imbuhnya.

Untuk laga lanjutan, Busanan mengakui bakal menemui jalan yang berat melawan Akane. Untuk itu dirinya ingin tampil maksimal dan tanpa beban. "Laga melawan Akane sangat berat, tapi saya mau tampil maksimal saja dan tanpa beban," ujar Busanan.

Sebelumnya, Busanan menelan kekalahan dari An Se Young di laga awal, Rabu (1/12/2021). Dia memang memanfaatkan ajang ini untuk menambah pengalaman bermain melawan pemain kelas dunia.

"Saya senang bisa bertanding dengan pemain papan atas. Ini menjadi pengalaman terbaik," ungkap Busanan. ***

wwwwww