Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Parlemen

Waspadai Klaster Pilkada, KPU Sumbar Gelar Simulasi Jelang Pemilihan

Waspadai Klaster Pilkada, KPU Sumbar Gelar Simulasi Jelang Pemilihan
Kantor KPU Provinsi Sumatera Barat. (doc, Int)
Sabtu, 21 November 2020 15:44 WIB
SUMBAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menggelar acara simulasi pemilihan umum dimasa Pandemi di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS), Sabtu 21 November 2020.

Simulasi ini bertujuan agar tidak terjadi pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) pada pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang.

Lokasi simulasi untuk Kota Padang berada di TPS 36, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, acara dimulai pukul 07.00 WIB.

Acara simulasi ini dihadiri langsung ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani, yang didampingi Kabag Hukum Teknis dan Hubmas Aan Wuryanto. Simulasi di TPS 36 dipandu langsung oleh Ketua KPU Kota Padang Riki Eka dan komisioner lainnya.

Dalam acara simulasi ini, semua yang hadir ikut serta mempraktikkan tata cara dari awal pencoblosan hingga meninggalkan lokasi TPS, mulai dari pendaftaran, tatacara menunggu, masuk TPS, menandai jari dengan tinta, sampai keluar dari lokasi TPS.

Yanuk Sri Mulyani menyebutkan moment pilkada saat ini berbeda tata-cara pelaksanaannya karena sekarang kita berada dimasa Pandemi Covid -19.

"Prosedur tahapan pelaksanaan pilkada harus mengikuti standarisasi kesehatan dunia, agar tidak ada klaster baru nantinya," ujarnya.

Pelaksanaan simulasi ini juga bertujuan agar tidak terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan pilkada pada 9 Desember mendatang di masa Pandemi masih berlangsung.

"Proses simulasi ini sangat penting untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid - 19. Selain itu, tujuan utamanya agar petugas pemilihan atau TPS dan pemilih dapat memahami tata cara serta prosedur pemilihan masa pandemi, sehingga saat hari H pemilihan semua berjalan baik dengan tanpa ada kendala dan masyarakat tetap sehat dan minus kemungkinan untuk terpapar wabah Covid - 19," ungkap Yanuk.

Dalam pelaksanaan Pilkada, Yanuk berharap masyarakat mau menggunakan hak pilihnya dan tidak takut untuk datang ke TPS dalam menentukan pemimpin pilihannya untuk Sumbar dan daerah selama 5 tahun mendatang. Dengan tetap menjaga dan taat pada protokol kesehatan, diantaranya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta menghindari kerumunan orang, pungkasnya. (**)

Editor:Jontra
Sumber:KPU Sumbar
Kategori:Binawidya, Parlemen
wwwwww