Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Wapres Apresiasi Upaya HIPNU Bangun Perumahan Subsidi, Segini Anggaran 2021...

Wapres Apresiasi Upaya HIPNU Bangun Perumahan Subsidi, Segini Anggaran 2021...
Wakil presiden Ma'ruf Amin dalam seminar dan serasehan nasional HIPNU yang diselengarakan hibrid di Gedung Nusantara V DPR RI, Sabtu (21/11/2020). (foto: istimewa)
Sabtu, 21 November 2020 19:18 WIB
JAKARTA - Wakil presiden (Wapres) RI, Ma'ruf f Amin memberikan apresiasi khusus pada Himpunan Pengembang Nusantara (HIPNU) yang siap berkontribusi membangun perumahan bersubsidi dalam program 1 juta rumah yang dicanangkan pemerintah.

"Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya pada para pengembang nahdliyin yang turut serta mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya karena telah berkumpul bersama para pengembang nahdliyin yang berjuang untuk membangun tempat tinggal yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," kata wapres Ma'ruf dalam seminar dan serasehan nasional HIPNU yang diselengarakan hibrid di Gedung Nusantara V DPR RI, Sabtu (21/11/2020).

Menurut Wapres, saat ini kebutuhan perumahan bagi masyarakat masih sangat tinggi yakni sebesar 11,04 juta unit rumah. Selama covid-19, para pengembang tidak banyak berproduksi sehingga target pembangunan perumahan belum terealisasi secara baik. Karena itu, pemerintah berharap pembangunan perumahan terus dilakukan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Pemerintah melihat sektor perumahan merupakan kluster yang melibatkan 150 jenis usaha dan industri serta menyerap tenaga kerja sangat besar. Pembanvunan perumahan perlu kita dukung sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi inklusif yang manfaatnya dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat," ujarnya.

Sejak dicanangkan pada 2015, program pembangunan 1 juta rumah setiap tahun kini telah terealisasi sebesar 4,8 juta unit rumah dan 70% dari jumlah itu dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah telah melakukan empat skema pembangunan perumahan nasional di antaranya melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Hingga menjelang akhir tahun 2020 ini, program FLPP dari anggaran Rp11 triliun dapat terealisasi Rp8,9 triliun, program SSB dari Rp 4,9 triliun terealisasi Rp 778 miliar, SBUM dari Rp4 triliun terealisasi Rp90 miliar dan BP2BT dari Rp8,3 triliun terealisasi Rp380 miliar.

"Pada tahun 2021, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp30 triliun untuk pembangunan perumahan dengan rincian Rp16,6 triliun untuk program FLPP," tegas Wapres.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kabar Bertuah, Pasar & Niaga, Balai Kota, Kampus, GoNews Group
wwwwww