Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Binawidya

Sumbar Alami Gempa 11 Kali dalam Sepekan, Lisda Dorong Upaya Preventif

Sumbar Alami Gempa 11 Kali dalam Sepekan, Lisda Dorong Upaya Preventif
Anggota Komisi VIII DPR RI/legislator partai NasDem daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I, Lisda Hendrajoni (kiri) saat menyerahkan bantuan pada masyarakat dalam giat pengobatan gratis di Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumbar, beberapa waktu lalu. (foto: istimewa)
Sabtu, 21 November 2020 11:56 WIB
JAKARTA - Sumatera Barat (Sumbar) mengalami gempa bumi sebanyak 11 kali dalam sepekan (13 - 19/11/2020), menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang.

3 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat meski tak mengakibatkan korban, kekuatan gempa tertingi sebesar 6,3 magnitudo terjadi di Tuapejat pada 17 November. Sementara 8 gempa lainnya tak dirasakan masyarakat karena kekuatan gempa tercatat di bawah 4,9 magnitudo.

Menyikapi hal tersebut, legislator fraksi partai NasDem DPR RI Dapil Sumatera Barat I, Lisda Hendrajoni meminta agar masyarakat tak panik.

"Kita tinggal di daerah rawan bencana, seperti gempa, longsor, banjir. Yang penting kita harus waspada, siap siaga. Tidak panik," kata Lisda kepada GoNews.co, Sabtu (21/11/2020).

Anggota komisi VIII yang membidangi urusan sosial dan kebencanaan ini mendorong upaya pereventif untuk lebih ditingkatkan oleh pemangku kebijakan.

"Untuk pemerintah, kita dorong untuk terus bisa memastikan early warning system (sistem peringatan dini) bekerja baik dan memastikan shelter tempat pengungsian memadai. Kesiapsiagaan petugas juga harus ditingkatkan melalui pelatihan-pelatihan," pinta Lisda.

Tak kalah penting, menurut Lisda, pasca upaya-upaya tersebut dilakukan pemangku kebijakan juga harus mengefektifkan sosialisasi kepada masyarakat.

"Sosialisasi harus terus menerus kepada masyarakat, sekolah, dan lain-lain. Agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan dan tahu bagaimana dan kapan saatnya untuk pergi ke tempat yang aman," pungkas istri bupati Pesisir Selatan, Datuak Bando Basau Hendrajoni itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Kampus, GoNews Group, Binawidya
wwwwww