Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gus Jazil Dukung Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alqur'an jadi Universitas

Gus Jazil Dukung Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran jadi Universitas
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid saat memberikan sambutan di "Temu Kangen Alumni PTIQ" di Sumatra Barat, Jumat (20/11/2020). (Foto: Istimewa)
Jum'at, 20 November 2020 22:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, mendukung pihak Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alqur'an (PTIQ) yang berencana menjadikan Universitas pada 2021 mendatang.

Demikian diungkapkan Gus Jazil, sapaan akrabnya pada saat acara "Temu Kangen Alumni PTIQ" di Hotel Axana Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (20/11/2020).

"Saya sangat senang sekali karena di usianya yang ke 50 tahun, PTIQ akan menjadi Universitas Ilmu Alqur'an," ujarnya.

"Tentu saya sebagai Ketua Ikatan Alumni PTIQ sangat mendukung gagasan tersebut," tambahnya.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu menambahkan, dengan adanya Universitas Ilmu Alqur'an diharapkan kedepan semakin banyak kalangan muda "Generasi Milenial" yang hafal dan gemar membaca Alqur'an.

"Dengan dijadikanya PTIQ sebagai Universitas, tentu saja PTIQ akan tetap mengabdi kepada bangsa melalui dunia pendidikan khususnya Alqur'an," urainya.

"PTIQ sendiri akan merayakan ulang tahun emas yakni ke 50 tahun pada bulan April 2021 nanti, jadi momen itulah Universitas Ilmu Alqur'an kita launching," pungkasnya.

Sebagai satu-satunya kampus yang menfokuskan pada hafalan Alquran dan kajian Alquran, sambung Gus Jazil, Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) selama ini telah mengirimkan ratusan hafiz ke luar negeri dalam beberapa tahun belakangan.

Hafiz-hafiz tersebut dikirimkan paling banyak ke Timur Tengah dan juga beberapanegara di Amerika dan Eropa. Sampai saat ini katanya lagi, setidaknya sudah ratusan hafiz yang diekspor ke luar negeri. Data-data pengiriman tersebut diinfentarisir oleh Ikatan alumni PTIQ

"Rata-rata permintaannya 30 orang dari PTIQ ke luar negeri setiap tahunnya," ujarnya.

Selain itu, pria asal Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur itu mengatakan, di dalam negeri, juga tidak sedikit Alumni PTIQ yang saat ini sudah menduduki sejumlah jabatan strategis baik di legislatif maupun eksekutif. "Sudah ada yang jadi Anggota DPR, MPR, bahkan ada juga yang berhasil menjadi TNI. Ini membuktikan bahwa kampus Alqur'an tidak melulu menghasilkan Hafiz, dai, pengasuh pondok pesantren atau Ustaz saja. Tapi juga bisa menjadi petinggi di negeri ini," pungkasnya.

Hadir dalam acara temu kangen tersebut, Dr. A Juraidi dari Direktur Penais Kemenag, Direktur Pasca Sarjana PTIQ Jakarta, Prof Dr. Darwis Hude, dan para tokoh alumni yang sedang bertugas di MTQ ke 28 Padang, Sumatera Barat.***

wwwwww