Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Parlemen

"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI

Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah, SE, MM, Tenaga Ahli DPR M. Akhiri Khailuki M.Si, Dosen ITB Dr.Epin Saepudin, M.Pd, Sekjen Asia Afrika Reading Club (AARC) Hermawan Wahyudin, S.Sos, dan para peserta perwakilan dari AARC, Forum Literasi Bandung.
Sabtu, 26 September 2020 17:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANDUNG - Anggota MPR RI Fraksi Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi melihat bahwa isu tenaga kerja Indonesia baik di dalam negeri dan di luar negeri harus mendapatkan perhatian lebih seluruh elemen masyarakat terutama pemerintah.

Sebab, masih banyak sekali permasalahan yang dihadapi para tenaga kerja atau istilah saat ini Pekerja Migran Indonesia yang belum juga terselesaikan. Antara lain, rendahnya upah, masuknya tenaga kerja asing dan rendahnya pendidikan.

"Apalagi saat ini kita memasuki era bonus demografi, dimana angkatan kerja di Indonesia menjadi lebih besar. Jangan sampai ada ledakan PMI tapi minim lapangan kerja," katanya.

Hal tersebut disampaikan Dede Yusuf, saat hadir secara virtual di acara Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat sekaligus bedah buku karyanya berjudul 'Bersaing Atau Tenggelam: Indonesia Bukan Bangsa Kuli'. Judul buku ini juga menjadi tema utama acara, di Ruang Serba Guna, Gedung Mess MPR RI, Bandung, Jawa Barat, Jumat, (25/9/2020).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah, Tenaga Ahli DPR M. Akhiri Khailuki, Dosen ITB Epin Saepudin Sekjen Asia Afrika Reading Club (AARC) Hermawan Wahyudin, dan para peserta perwakilan dari AARC, Forum Literasi Bandung, Sahabat Museum Sri Baduga, Yayasan Al Hanifah dan Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika Bandung.

Ada lima jurus diungkapkan Dede Yusuf yang diyakininya bisa menjadi solusi dari permasalahan PMI tersebut, yakni Pertama Beasiswa Vokasional yang memberikan pendidikan kepada tenaga kerja agar menguasai pengetahuan dan keterampilan yang memiliki nilai ekonomis sesuai kebutuhan pasar. Kedua, Sekolah Binaan Industri. Pemerintah mesti mengintegrasikan dunia pendidikan dengan pelaku usaha dan industri.

"Jurus selanjutnya adalah, Sertifikasi Kompetensi, Rangsangan Ekonomi Kreatif dan Gerakan Pencerahan. Intinya adalah, fokus kepada peningkatan sumber daya manusia Indonesia agar lebih kompeten memenuhi pasar kerja di dalam negeri juga mampu bersaing secara global," katanya, menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah menyampaikan bahwa tema acara sangat berkualitas dan menggugah untuk dibahas. Setiap pembahasan permasalahan bangsa yang pada akhirnya lahir solusi, menurut Siti Fauziah, patut diapresiasi. "Acara saat ini juga bertujuan ke arah itu. Dan saya harap, acara ini akan memberikan manfaat, menambah pengetahuan bagi kita semua," katanya.

Terkait acara Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat, Siti Fauziah juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah program rutin periodik yang digagas Perpustakaan Biro Humas Sekretariat Jenderal MPR RI dengan agenda bedah buku-buku yang berbobot dan berkualitas serta dipadu dengan diskusi seru dan interaktif bersama para narasumber yang juga berkualitas dengan tema diskusi berkaitan erat dengan buku yang dibedah.***

wwwwww