Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Soal Pemain Muda, Budi: Kualitas Ada Tapi Kurang Jam Terbang

Soal Pemain Muda, Budi: Kualitas Ada Tapi Kurang Jam Terbang
Kamis, 24 September 2020 18:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono memberi perhatian khusus kepada para pemain muda. Dia menyebut banyak pemain muda yang berkualitas namun jarang mendapatkan jam terbang yang cukup.

Untuk itu pelatih yang semasa aktif bermain membawa Persik menjadi juara Liga Indonesia 2006 itu ingin memberi kesempatan yang cukup pada pemain muda.

Selain menit bermain, Budi juga menyoroti mental pemain muda. Dia menilai pemain muda perlu dibentuk lagi mentalnya. 

Faktor mental sangat penting bagi pemain muda untuk siap menghadapi tekanan baik dari dalam maupun luar lapangan sebagai pemain profesional. Terutama mental bertanding menjadi perhatiannya agar para pemain muda dapat menampilkan performa terbaik mereka di lapangan.

Budi berusaha semaksimal mungkin mengasah kemampuan pemain muda yang ada di timnya dalam menghadapi lanjutan Extraordinary Competition Liga 1 2020.

“Pemain muda jam terbang mereka kurang, sebenarnya kualitas ada. Tapi dia harus mengeluarkan tetapi memang mentalnya masih kita bentuk lagi. Ya karena pilihan kita masih ini saja tidak ada yang lain,” tutur Budi.

Untuk meningkatkan level para pemain muda, Budi berharap para pemain muda Persik dapat beradaptasi dengan permainan tim serta mau belajar dengan para pemain senior. Hal itu penting bagi pemain muda untuk meningkatkan level permainan mereka.

“Pemain muda masih ditingkatkan lagi agar bisa satu level dengan yang sudah berpengalaman. Penilaian saya dari segi fisik dan kebugaran mereka karena kita sudah masuk minggu ketiga. Pasti ada kombinasi pemain senior mulai membaik,” tutupnya. ***

wwwwww