Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Parlemen

Hj Yemmelia Izin Undur Diri dari Pilkada Bukittinggi

Hj Yemmelia Izin Undur Diri dari Pilkada Bukittinggi
Hj Yemmelia, S.E, MSi.
Rabu, 02 September 2020 21:47 WIB
BUKITTINGGI - Kabar mengejutkan datang dari salah seorang bakal calon Walikota Bukittinggi, Hj Yemmelia. Beberapa hari menjelang pendaftaran ke KPU, sosok wanita berpengalaman di bidang pemerintahan ini menyatakan undur diri dari ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bukittinggi 2020.

Saat ditanya alasan undur diri tersebut, Hj Yemmelia menjelaskan bahwa hingga saat ini syarat minimal dukungan partai belum terpenuhi. Hj Yemmelia baru mengantongi rekomendasi dari Partai PPP.

"Saya baru didukung oleh partai PPP pemilik 2 kursi di DPRD Kota Bukittinggi, syarat minimalnya kan adalah 5 kursi. Jadi dengan begitu, belum terpenuhi syarat untuk ikut mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) , "Jelas Hj Yemmelia.

"Saya mohon maaf kepada masyarakat yang sudah mendukung saya, relawan yang dalam tempo singkat berjibaku berjuang bersama saya, dengan 30 Ribu data base yang sudah valid mendukung saya, ajang pilkada kali ini perjuangan kita terbentur dengan syarat minimal kursi parpol," tambah Hj Yemmelia.

Ibu dari 2 orang putri ini mengatakan bahwa ia tidak akan berhenti sampai disini berbuat untuk Bukittinggi, ia tetap berjuang agar gagasan dan program dari Salusin Upayo bisa terwujud di Bukittinggi.

"Insya Allah, saya tetap berjuang agar Salusin Upayo bisa terwujud di Bukittinggi. Bisa kita dorong melalui APBD bahkan APBN, siapa pun walikota terpilih nanti, saya akan bantu," pungkas Hj Yemmelia.(**)

Editor:Jontra
Kategori:Lima Puluh, Parlemen
wwwwww