Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
22 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
22 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Rasulullah Mengingatkan, 6 Keanehan Akan Timpa Umatnya, Semuanya Sudah Terbukti

Rasulullah Mengingatkan, 6 Keanehan Akan Timpa Umatnya, Semuanya Sudah Terbukti
Ilustrasi masjid kosong. (int)
Selasa, 01 September 2020 07:12 WIB

RASULULLAH SAW di masa hidupnya pernah mengingatkan bahwa enam keanehan akan menimpa umatnya. Apa yang diingatkan Rasulullah itu, sudah terbukti saat ini.

Dikutip dari Republika.co.id, Syihabuddin Ahmad bin Hajar al-Asqalani dalam karyanya Nashaihul 'Ibad (hal 42) mengutip sebuah hadis tentang enam keanehan yang akan menimpa umat Islam.

Pertama, masjid menjadi bangunan yang aneh. Bangunan masjid berdiri megah, dibangun dengan susah payah, dan berada di tengah-tengah perkampungan yang padat penduduknya. Namun, orang-orang di perkampungan itu enggan melaksanakan ibadah shalat di masjid.

Kedua, mushaf Alquran menjadi perkara aneh. Orang-orang berlomba-lomba mengoleksi Alquran di rumahnya. Mereka membeli Alquran dengan model terbaru, berharga mahal, namun setelah berada di rumah, Alquran hanya menjadi simbol kebanggaan.

Kitab suci ini dipajang di rak dan jarang sekali dibaca, apalagi dihayati makna dan kandungannya.

Ketiga, banyak orang berlomba-lomba menghafal Alquran, tetapi sedikit sekali orang yang berlomba-lomba mengamalkan isi dan kandungannya.

Keempat, banyak wanita shalehah yang bersuami laki-laki yang tidak taat dalam melaksanakan ajaran agama.

Kelima, banyak laki-laki shaleh yang beristri wanita yang tidak taat beragama.

Keenam, orang alim (yang memahami ilmu agama) berada di tengah-tengah masyarakat, namun masyarakat sudah enggan mendengar nasihatnya. Petuah-petuahnya hanya dijadikan tontonan bukan dijadikan tuntunan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Uncategories
wwwwww