Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Parlemen

Genjot Pariwisata, Bamsoet: Pengelola Hotel dan Pemda harus Tetap Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

Genjot Pariwisata, Bamsoet: Pengelola Hotel dan Pemda harus Tetap Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Selasa, 01 September 2020 14:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah para pengusaha hotel di Bali yang tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19 tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja secara langsung kepada para karyawannya.

Walaupun penginapan tak menerima pemasukan akibat ditutupnya Bali untuk turis asing dan domestik sejak April 2020, namun pengusaha hotel masih memberikan gaji kepada para karyawannya. Sekalipun mengalami penyesuaian.

"Semoga dengan mulai dibukanya Bali untuk turis domestik mulai 31 Juli 2020, pariwisata bisa segera berangsur pulih. Terpenting, pihak hotel dan pemerintah daerah bergotongroyong menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga pariwisata bisa menjadi pendorong ekonomi. Bukan menambah kluster penyebaran Covid-19," ujar Bamsoet saat bertemu dengan General Manajer Hotel Ayodya Resort Nusa Dua Martin Aeschlimann di Acara Motor Besar Indonesia (MBI) Ride to Java - Bali 2020 di Nusa DuavBali, Senin malam (31/8/20).

Mantan Ketua DPR RI ini mengungkapkan, hotel dan pemerintah provinsi (Pemprov) Bali sudah sangat ketat memberlakukan protokol kesehatan. Setiap hotel harus melalui uji verifikasi oleh tim uji klinis dari Pemprov. Setiap hotel harus menyiapkan hand sanitizer di setiap sudut ruangan, tamu yang datang disediakan masker, bahkan kamar hotel dibersihkan dengan disinfektan. Hotel juga harus menyiapkan ruang isolasi dan tim medis, untuk mengantisipasi seandainya ada tamu yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat maupun gejala Covid-19 lainnya.

"Turis yang datang juga harus sadar diri menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai pemerintah dan hotel sudah bekerja keras, malah tamunya yang abai. Sambil menunggu kesiapan vaksin, kita tak boleh menyerah begitu saja kepada Covid-19, gotong royong seluruh elemen bangsa diperlukan. Protokol kesehatan menjadi kunci, agar ekonomi bisa segera dipulihkan tanpa menambah penyebaran Covid-19," ungkap Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, walaupun Bali sudah mulai dibuka untuk turis domestik sejak 31 Juli 2020, tak otomatis membuat okupansi hotel naik. Masih banyak hotel di Bali yang tutup. Kalaupun buka, hanya sedikit kamar yang bisa terisi. Padahal, pengelola hotel telah menawarkan diskon besar-besar untuk menarik minat staycation dan liburan warga.

"Karenanya, kehadiran MBI Ride to Java 2020 dengan ratusan perserta seperti ini sangat membantu okupansi hotel. Serta membantu roda ekonomi masyarakat karena aktifitas belanja yang dilakukan para peserta touring," pungkas Bamsoet.***

wwwwww