Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bamsoet: Menelantarkan Bayi Perbuatan Keji

Bamsoet: Menelantarkan Bayi Perbuatan Keji
Selasa, 01 September 2020 18:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bangga kepada Maggha Karaneya, remaja putri yang sejak berusia 15 tahun memilih menghabiskan masa remajanya menjadi pekerja sosial menolong orang lain.

Hatinya tergerak membuat Yayasan Metta Mama and Maggha sebagai tempat merawat bayi-bayi yang dibuang dan ditelantarkan para orang tua yang tidak bertanggungjawab. Sarana dan prasarana di yayasan tersebut sangat baik. Dapat dilihat dari lingkungan yang kondusif untuk tumbuh kembang anak, hingga memiliki pengasuh yang terampil.

"Bayi merupakan karunia terindah dari Tuhan YME. Sayangnya tak semua manusia menyadari dan malah menelantarkannya. Kita beruntung memiliki remaja seperti Maggha yang tergerak hatinya menyediakan rumah untuk merawat bayi terlantar, agar memiliki kualitas hidup yang tinggi, serta kesempatan yang sama untuk mendapatkan cinta dan perhatian yang tulus," ujar Bamsoet di akun YouTube nya (Bamsoet Channel), saat mengunjungi Yayasan Metta Mama and Maggha, di Denpasar Bali, Senin (1/9/20).

Ketua DPR RI ke-20 ini memaparkan, saat ini di Yayasan Metta Mama and Maggha merawat 18 anak. Dari usia 2 hari hingga hingga terbesar usia 2,5 tahun. Tiga diantaranya merupakan bayi tanpa identitas orang tua yang jelas, karena ditemukan di pematang sawah, semak-semak, bahkan juga di tempat sampah. 

Sedangkan anak-anak lainnya ada yang diserahkan oleh orang tua mereka kepada yayasan karena tidak sanggup mengasuh sebagai orang tua. Entah karena faktor ekonomi atau bayi tersebut tidak diterima oleh keluarga besar orangtuanya akibat lahir diluar pernikahan.

"Hampir sebagian besar bayi yang dirawat disini lahir diluar pernikahan. Bahkan ada yang orang tuanya seorang turis yang berwisata di Bali dan menjalin hubungan intim, namun kemudian tidak bertanggung jawab. Ini menjadi pelajaran bagi kaum remaja putra dan putri dimanapun, agar hati-hati menjalin hubungan. Ingat, setiap bayi tak pernah minta dilahirkan ke dunia. Menelantarkan merupakan tindakan keji, berdosa besar sekaligus kebiadaban," tandas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengajak masyarakat ikut ambil bagian memberikan donasi membantu operasional Yayasan Metta Mama and Maggha, maupun yayasan sosial lainnya. Sedikit rezeki yang kita berikan sangat berarti bagi kelangsungan hidup anak-anak di masa depan. 

"Jadikan donasi tersebut sebagai ladang amal ibadah, sekaligus wujud gotongroyong membangun kehidupan yang layak bagi setiap anak bangsa. Bagi yang ingin berdonasi, bisa cek langsung ke website www.mamamaghafoundation.com," pungkas Bamsoet.***

wwwwww