Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Kampus

Rekor Kasus Covid-19 Mengonfirmasi Ketidakmampuan Pemerintah

Rekor Kasus Covid-19 Mengonfirmasi Ketidakmampuan Pemerintah
Sabtu, 29 Agustus 2020 18:10 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Sjarifuddin Hasan menilai, terus meningkatnya angka kasus Covid-19 adalah bukti bahwa pemerintah tak sanggup menanggulangi pandemi.

"Jumlah kasus yang besar dan terus meningkat serta belum adanya potensi pelandaian kasus mengonfirmasi ketidakmampuan Pemerintah dalam menyelesaikan dan menekan laju Pandemi Covid-19," kata Sjarif kepada wartawan parlemen, Sabtu (29/8/2020).

Politisi Demokrat ini menilai, dengan bekal Undang-Undang Nomor 2 tahun 2020 dan postur anggaran jumbo, seharusnya pemerintah memiliki daya lebih untuk mengatasi pandemi.

"Kini rakyat minta pertanggungjawaban pemerintah tentang hasil dari aggaran tersebut. Dan ternyata bukannya berhasil, malah senakin terpuruk kinerja Pemerintah, dan tidak tertutup kemungkinan akan tembus 200.000 orang terinfeksi Covid 19 dalam waktu beberapa bulan ke depan," ungkap Sjarif.

Seperti diketahui, rekor kasus Covid19 di tanah air memang tinggi. Data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dipegang Sjarif menunjukkan, kenaikan kasus positif harian mencapai 3.003 kasus pada Jumat, (28/8/2020). Sehingga total kasus yang terjadi di Indonesia sejak diumumkan pertama kali di awal maret adalah sebesar 165.887 kasus dan 7.169 di antaranya meninggal dunia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Kesehatan
wwwwww