Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
17 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
17 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Inalilahi, Tukang Jagal Meninggal Dunia di Atas Hewan Kurban Domba yang Akan Disembelih

Inalilahi, Tukang Jagal Meninggal Dunia di Atas Hewan Kurban Domba yang Akan Disembelih
Sabtu, 01 Agustus 2020 00:19 WIB
TASIKMALAYA - Seorang tukang jagal meninggal dunia di atas domba yang akan disembelihnya untuk hewan kurban di Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), Jumat (31/7/2020). Video detik-detik saat korban ambruk direkam warga dan langsung viral di media sosial.

Korban diketahui bernama Epin Supriatna (50), duda beranak dua, warga Kampung Gunung Dongkol. Korban langsung dibawa oleh warga ke Instalasi Gawat Darat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Informasi dari warga, sebelum kejadian nahas itu, korban sudah selesai menyembelih satu ekor sapi dan satu ekor domba. Namun, saat korban akan menyembelih domba yang kedua, tiba-tiba tubuh korban langsung ambruk di atas domba. Sejumlah warga yang ikut membantu menyembelih pun kaget melihat korban yang sudah tidak berdaya.

Menurut ketua panitia kurban, Mamun (65), sebelum melakukan penyembelihan, warga melakukan rapat terlebih dulu. Saat itu, korban yang sudah biasa menyembelih hewan kurban bersedia dan menyatakan sudah sehat dari sakitnya.

Ketika korban menyembelih hewan kurban pertama, yakni sapi dan yang kedua domba, semua berjalan lancar. Mamun juga terlihat tidak mengalami kendala. Namun, saat menyembelih domba kedua, korban langsung jatuh tersungkur di atas domba yang akan disembelihnya.

"Saat itu sempat ditanya apakah sehat, dan dia menjawab kuat menyembelih hewan kurban," kata Mamun.

Dia menambahkan, saat di lokasi pemotongan hewan kurban, korban terlihat sudah meninggal dunia. Namun, untuk memastikan kondisinya, korban langsung dibawa ke RSUD Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya dan dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Mamun juga mengatakan, untuk Idul Adha tahun ini, warga Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum, menyembelih hewan kurban satu sapi dan tiga domba. Daging hewan kurban itu disalurkan untuk 196 kepala keluarga (KK) warga setempat.

Sementara menurut kakak korban, Aan (60), pihak keluarga sudah menerima semua kejadian sebagai takdir. Semasa hidup, korban memang punya sakit darah tinggi dan lambung. Namun, sebelum memotong hewan kurban, korban memang tidak terlihat sedang sakit dan sudah berobat ke dokter.

"Sudah biasa menyembelih domba dan sapi, baik untuk kurban atau untuk acara sukuran atau ekahan," ujar Aan.

Penyebab korban tewas belum diketahui, namun diduga terkait penyakit yang dideritanya semasa hidup. Setelah dimandikan dan disalatkan, jenazah korban langsung dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) yang berada tidak jauh dari tempat tinggal korban.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:gelora.co
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Kabar Bertuah
wwwwww