Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Empat Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang Positif Covid-19

Empat Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang Positif Covid-19
Ilustrasi (net)
Jum'at, 31 Juli 2020 23:13 WIB
PADANG - Empat dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (Unand) Padang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) setelah spesimen hasil tes usap yang diperiksa Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand diumumkan.

"Benar, saat ini kami sudah melakukan penelurusan riwayat kontak, empat yang positif, dua di antaranya pulang bepergian dari luar kota," kata Dekan Fakultas Ekonomi Unand Efa Yonnedi saat dikonfirmasi di Padang, Jumat (31/7/2020) malam.

Menurut dia pihaknya telah melakukan penelusuran riwayat kontak dosen dan tenaga kependidikan lainnya untuk melaksanakan tes usap. "Bagi yang positif diminta melakukan isolasi mandiri," ujarnya.

Kemudian yang belum sempat melakukan tes usap akan dilaksanakan pada 1 Agustus 2020.

Sementara untuk proses perkuliahan pihaknya memutuskan secara daring dan meniadakan tatap muka langsung di kelas untuk memutus mata rantai penyebaran.

Sebelumnya Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan 1.541 sampel sebanyak 41 orang warga Sumbar terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19 pada Jumat.

"Ini merupakan rekor tertinggi konfirmasi positif yang pernah terjadi terhadap hasil pemeriksaan sampel spesimen PCR di Sumbar," ujarnya.

Ia merinci 41 kasus tersebut sebanyak 24 orang dari Kota Padang, 1 orang dari Kabupaten Pesisir Selatan, 6 orang dari Kota Sawahlunto, 2 orang dari Kabupaten Agam, 1 orang dari Kabupaten Padang Pariaman, 3 orang dari Kabupaten Solok dan 4 orang dari Kota Solok.

Dengan demikian hingga saat ini total 948 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 dengan perincian dirawat di berbagai rumah sakit 59 orang, isolasi mandiri 73 orang, isolasi daerah 6 orang, isolasi BPSDM 16 orang, meninggal dunia 34 orang dan sembuh 760 orang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Kesehatan
wwwwww