Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Kuliner

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Hampir Tembus 140.000

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Hampir Tembus 140.000
Sejumlah warga menikmati minuman di luar sebuah bar saat fase pembukaan kembali, di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di East Village, New York City, Amerika Serikat, Jumat (12/6/2020). (ANTARA/REUTERS/Jeenah Moon/TM/aa)
Senin, 20 Juli 2020 08:35 WIB
WASHINGTON - Angka kematian akibat COVID-19 di Amerika Serikat hampir menembus 140.000 ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Minggu (19/7) melaporkan ratusan kematian baru.

CDC menyebutkan bahwa sebanyak 877 orang lagi meninggal akibat virus corona sehingga jumlah total kematian sejauh ini adalah 139.659.

Selain itu menurut laporan per Minggu, angka keseluruhan kasus COVID-19 di AS menjadi 3.698.161 setelah ada 67.574 kasus baru.

Laporan CDC itu merupakan perbandingan angka dari satu hari sebelumnya dan belum tentu menggambarkan kasus-kasus yang dilaporkan oleh negara-negara bagian.

Sementara itu menurut hitungan Reuters pada Minggu, di seluruh dunia sejauh ini sudah 13,38 juta orang dilaporkan mengidap COVID-19 dan sebanyak 601.961 orang meninggal akibat penyakit virus corona jenis baru tersebut.

Penularan dilaporkan terjadi di lebih dari 201 negara dan teritori sejak kasus-kasus pertama mulai ditemukan di China pada Desember 2019.

Hitungan Reuters itu didasarkan atas pernyataan dan kalangan kementerian kesehatan dan pejabat pemerintah yang dirangkum pada pukul 22.00 GMT. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Kuliner
wwwwww