Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
22 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Hetifah Dukung Rasa Aman dan Kemudahan Berpergian untuk Pemulihan Sektor Pariwisata

Hetifah Dukung Rasa Aman dan Kemudahan Berpergian untuk Pemulihan Sektor Pariwisata
Ketua Panja Pemulihan Pariwisata Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. (Foto: Ist.)
Senin, 20 Juli 2020 19:22 WIB
JAKARTA - Ketua Panja Pemulihan Pariwisata Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendukung upaya pemulihan pariwisata melalui kemudahan akses dan meningkatkan rasa aman bagi wisatawan.

"Transportasi salah satu kunci dalam pariwisata. Selain itu, mungkin fokus kita ada pada penguatan penerapan protokol kesehatan. Karena penerapan protokol yang longgar malah menimbulkan rasa tidak aman sehingga jumlah wisatawan menurun," kata Hetifah kepada wartawan, Senin (20/7/2020).

Dukungan Hetifah, menyusul beberapa kali gelaran Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan berbagai pihak, dan didapati adanya kebutuhan atas kemudahan berpergian dan peningkatan rasa aman bagi wisatawan.

"Pemulihan sektor pariwisata sebaiknya didukung dengan kebijakan yang memudahkan perjalanan turis domestik. Hal ini mengingat salah satu indikator rasa aman untuk kembali berwisata adalah tidak ada travel ban ke destinasi yang dituju," papar Wakil Ketua Umum Bidang Destinasi PHRI, Albert Zhang dalam sebuah RDPU ke-4, Selasa (14/7/2020) lalu.

Di lain sisi, tiket yang mahal juga menjadi kegelisahan para pelaku pariwisata. Kosmian Pudjiaji, mewakili KADIN, menyatakan "Stimulus ekonomi pada jasa transportasi harus diberikan. Dukungan kebijakan transportasi juga perlu dibuat semudah-mudahnya,". Senada dengan Kosmian, N. Rosmiati mewakili ASITA menambahkan "Tiket flight saat ini mahal sekali,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus, GoNews Group
wwwwww