Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

PSSI Diskusi Dengan Asprov Soal Liga 3

PSSI Diskusi Dengan Asprov Soal Liga 3
Selasa, 23 Juni 2020 20:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kompetisi sepakbola amatir terutama Liga 3 belum dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19 di Indonesia bahkan dunia. Hal itu terkuak pada saat PSSI melakukan rapat virtual dengan Asosiasi Provinsi (Asprov), Senin (22/6/2020). 

Rapat virtual dimulai pukul 14.00 dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.  Pada rapat yang dipimpin oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal, Yunus Nusi diikuti seluruh 34 anggota Asprov PSSI.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pada rapat ini ia menyampaikan kompetisi Liga 3 apakah dapat bergulir di masa pandemi Covid-19.  Ia kemudian memberikan wewenang Plt Sekjen, Yunus  untuk melakukan diskusi dengan Asprov.

“Saya sebagai Ketua Umum PSSI senang kalau Liga 3 dapat bergulir sebagaimana kami melanjutkan Liga 1 dan 2. Tentu menggulirkan Liga 3 harus mengikuti protokoler kesehatan yang ada. Kami mengapresiasi kerja keras Asprov untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Mereka merupakan ujung tombak PSSI di daerah untuk membina sepak bola terutama pembinaan usia muda,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Pada diskusi ini seluruh anggota Asprov PSSI menyampaikan pendapat, saran dan pandangan terkait bergulirnya Liga 3 2020. Sebagian besar Asprov pun setuju kalau Liga 3 dapat bergulir di tahun 2020.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa bila Liga 3 diputar pemain muda tetap bisa berkembang dan dapat menjadi ajang pemain amatir menuju profesional.

“Aspek pembinaan, pengembangan sepak bola dalam jenjang kompetisi tetap terjaga. Ini juga kesempatan klub Liga 3 dapat promosi ke Liga 2 musim berikutnya. Apalagi ini sesuai dengan program kerja PSSI 2020, tentang kompetisi yang telah disahkan pada Kongres PSSI di Bali awal tahun lalu,” kata Yunus Nusi.

“Kami sependapat dengan para peserta Asprov yang lain yakni kompetisi Liga 3 tetap diselenggarakan, namun dilaksanakan dengan sistem home turnament menjadi salah satu alternatif atau format lain yang memungkinkan. Selain itu, program kerja pengembangan juga penting untuk tetap dilaksanakan seperti kursus pelatih, wasit dan pengawas pertandingan. Dimana hal tersebut sangat dibutuhkan akan adanya rekomendasi dari PSSI,” tambah Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Edy Sayudi.

Pada rapat ini, PSSI juga menyampaikan bagaimana teknis dan format promosi tim Liga 3 kepada para Asprov. Nantinya hasil rapat ini akan disampaikan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk dibahas pada rapat Komite Eksekutif. ***

wwwwww