Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Pekanbaru

Payakumbuh Siapkan Pengelolaan Mandiri Kawasan Batang Agam

Payakumbuh Siapkan Pengelolaan Mandiri Kawasan Batang Agam
Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunas didampingi Asisten II Elza Daswarman dan pihak dinas terkait saat mengunjungi kawasan Batang Agam, Selasa (23/6/2020). ANTARA/Akmal Saputra
Selasa, 23 Juni 2020 15:35 WIB
PAYAKUMBUH - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat menyiapkan sistem pengelolaan secara mandiri untuk kawasan Batang Agam yang saat ini dinilai semakin ramai dikunjungi warga.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz di Payakumbuh, Selasa, mengatakan pengelolaan secara mandiri kawasan Batang Agam diharapkan dapat membuat sektor ekonomi di kawasan tersebut semakin menggeliat.

"Kawasan ini diciptakan pemerintah untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebaik-baiknya, pengelolaan yang baik tentu akan membuat sektor ekonomi tumbuh pula di kawasan ini," kata Erwin Yunaz.

Menurut dia, terkait dengan bentuk pengelolaannya masih diformulasikan apakah diberikan kepada pihak swasta atau oleh pihak terkait di Pemkot Payakumbuh.

Untuk terus menggeliatkan kawasan ini, lanjut Erwin, pihaknya juga akan menyiapkan kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

"Namun banyaknya kegiatan tetap akan memperhatikan dan memikirkan keseimbangan alam di lokasi tersebut," ujarnya.

Terkait tarif masuk bagi pengunjung, ia mengatakan saat ini belum memikirkan ke arah itu karena masih fokus bagaimana agar masyarakat ramai mengunjungi dan memanfaatkan kawasan tersebut sebagai tujuan wisata.

"Dan yang lebih penting masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan dengan tertib aturan selama berada di lokasi termasuk masalah lingkungan. Sehingga kawasan ini akan selalu terjaga," sebutnya.

Ia memaparkan mengenai protokol kesehatan yang harus dipatuhi masyarakat seperti menggunakan masker, jaga jarak dan lainnya. Nantinya juga akan disiapkan tempat-tempat cuci tangan.

Penerapan protokol kesehatan ini juga berlaku bukan hanya di kawasan Batang Agam, juga kawasan wisata lainnya di Payakumbuh.

"Penerapan aturan di objek wisata menjadi tugas Dinas Pariwisata. Dan ini harus dijalankan, kami tidak ingin nantinya ada penambahan kasus COVID-19, terlebih saat Payakumbuh tidak ada lagi kasus positif," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Pekanbaru, Binawidya, Balai Kota, Pasar & Niaga
wwwwww