Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
22 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
22 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Satu Anggota Kelompok Anarko Diamakan Polisi Akibat Kenakan Baju Beraroma Provokasi

Satu Anggota Kelompok Anarko Diamakan Polisi Akibat Kenakan Baju Beraroma Provokasi
Jum'at, 16 Agustus 2019 15:24 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA- Polisi membenarkan adanya kericuhan dengan Wartawan saat meliput aksi demo buruh bertepatan dengan Sidang Tahunan MPR 2019.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Menurutnya, kericuhan antara anggota Polisi dengan massa pendemo terjadi di kompleks TVRI, Jumat (16/8/2019).

Ia juga membenarkan rekaman video pengamanan yang dilakukan anggota yang beredar di media sosial. Menurutnya, memang ada orang yang diamankan anggota. "Iya betul. Itu memang ada anggota kelompok Anarko yang diamankan anggota di lapangan," katanya.

Satu orang yang diamankan kata Argo, sebagai langkah preventif. Karena orang tersebut menggunakan pakaian yang bergambar dianggap bentuk provokasi. "Pakai kaos umpatan dan makian dalam bahasa inggris tapi ada gambar polisi. Preventif saja biar gak terjadi apa apa," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video penggeledahan seseorang yang disebut dilakukan oleh anggota dari Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya di lokasi demo masa di depan gedung TVRI Jumat (16/8/2019), beredar di media sosial.

Dalam video itu, salah seorang yang belum diketahui identitasnya diamankan oleh anggota polisi berseragam kemeja putih. Bahkan, kabarnya wartawan yang ada di sana juga mendapatkan intimidasi hingga telepon selulernya terjatuh dan hancur.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia, Balai Kota
wwwwww