Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
20 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
17 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ibu Kota Pindah ke Kaltim Terselip di Doa Sidang Tahunan MPR

Ibu Kota Pindah ke Kaltim Terselip di Doa Sidang Tahunan MPR
Jum'at, 16 Agustus 2019 14:00 WIB
JAKARTA - Wacana pemindahan ibu kota negara yang digulirkan Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan, ikut masuk dalam doa penutup Sidang Tahunan MPR RI.

Anggota DPD RI Muhammad Idris dari Provinsi Kalimantan Timur menyelipkan rencana Jokowi itu pada akhir doa yang ia panjatkan.

"Allahumma ya Allah, Yang Maha Agung, sekiranya pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia itu ya Allah, sebagai solusi yang terbaik untuk mengatasi segala kesulitan ibu kota negara, maka mohon Ya Rab, bulatkan tekad para pemimpin kami, para pejabat lembaga tinggi negara, alim ulama, cendekiawan, cerdik pandai, masyarakat," ucap Idris saat membacakan doa penutup Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Idris juga sempat berdoa agar Indonesia jadi negara yang aman nan sentosa. Dia memohon agar Indonesia mendapat berkah dan ridha dari Allah SWT.

Idris juga sempat berdoa agar ibu kota negara dipindahkan ke Provinsi Kalimantan Timur, daerah pemilihannya sebagai anggota DPD RI.

"Khususnya untuk memindahkan ibu kota ke Provinsi Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghafur," ujar dia.

Lihat juga: Yenny Wahid: Jokowi Ingin Bentuk Kabinet yang Gesit
Doa politis itu pun sempat mengundang tawa dan tepuk tangan usai dirapalkan. Bahkan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang langsung tertawa terbahak-bahak usai doa selesai dibacakan.

"Terima kasih Bapak Haji Muhammad Idris, semoga harapannya dan kita semua bisa dikabulkan," ujar OSO.

Pemindahan ibu kota ini sebelumnya sempat disinggung Jokowi di bagian terakhir pidato kenegaraan. Sebelum menutup pidato Jokowi meminta izin semua peserta sidang dan rakyat Indonesia untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan. Namun Jokowi tidak spesifik menyebut bagian mana di Pulau Kalimantan yang akan menjadi ibu kota baru.

"Pada kesempatan yang bersejarah ini. Dengan memohon ridho Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu Anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," kata Jokowi.

Lihat juga: Jokowi Sindir Pejabat dan Dewan Sering Studi Banding
Jokowi menyebut ibu kota bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa.

Pemindahan ibu kota, lanjut Jokowi, demi mewujudkan pemerataan dan keadilan ekonomi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww