Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
17 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
17 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
14 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

KPU Tak Ubah Konsep Debat Pilpres hanya Upayakan Ada Doa Bersama

KPU Tak Ubah Konsep Debat Pilpres hanya Upayakan Ada Doa Bersama
Jum'at, 12 April 2019 16:27 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfikar
JAKARTA - Debat Kelima Pilpres 2019 yang juga debat terakhir, akan digelar pada Sabtu, 13 April 2019, esok di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Konsep debat, dipastikan sama dengan Debat keempat.

"Konsepnya sama semua. Lebih mematangkan karena calon Presiden dan calon Wakil Presiden sama-sama kembali," kata Komisioner KPU RI, Viryan Aziz di Jakarta, Jumat (12/04/2019).

Namun karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama, debat pamungkas ini diharapkan bisa diisi dengan doa bersama yang melibatkan setiap agama yang diakui.

"Permasalahannya, 'bagaimana formulasi teknis?'. Karena biasanya format doa bersama cukup memakan waktu. Hal ini yang sedang dimatangkan oleh tim teknis kita," terang Viryan.

Seperti diketahui, tema debat pamungkas adalah Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi, dan Industri.

Adapun panelis yang menyusun pertanyaan adalah:

1. Rektor Unair, Prof. Muhammad Nasih 2. Guru Besar FEB Universitas Tanjungpura, Prof. Eddy Suratman.

3. Dosen FEB UIN Syarif Hidayatullah, Dr. Muhammad Arief Mufraini

4. Dekan FEB Universitas Diponegoro, Dr.Suhartono

5. Dekan FEB Universitas Sam Ratulangi, Dr.Herman Karamoy

6. Dekan FEB Universitas Udayana, Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, SE., M.Si

7. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Dr. Harif Amali Riva’i

8. Guru Besar ITB, Prof. Dr. Ir. Dermawan Wibisono

9. Dosen Community Development Unika Soegijapranata Semarang, Tukiman Taruno Sayoga Ph.D

10. Direktur Eksekutif Indonesia Global Justice (IGJ) Rahmi Hertanti.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww