Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Tanpa Lerbi dan Titus, Lini Depan Borneo FC Timpang

Tanpa Lerbi dan Titus, Lini Depan Borneo FC Timpang
Selasa, 29 Mei 2018 20:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Kondisi Borneo FC bakal timpang di lini depan saat menjamu PSMS Medan pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (1/6/2018).

Dua ujung tombak yakni Lerbi Eliandry dan juga Titus Bonai dipastikan tak bisa diturunkan saat bersua tim Ayam Kinantan.

Striker asal Papua itu mendapat sanksi larangan tampil sebanyak empat kali plus didenda Rp 50 juta. Tibo absen sejak laga antara Borneo FC kontra Bhayangkara FC, Minggu (27/5/2018). Sementara Lerby mendapat panggilan memperkuat Timnas U-23 menghadapi Timnas Thailand U-23.

Hilangnya dua ujung tombak andalan itu membuat Borneo FC bakal memaksimalkan kinerja striker impor, Marlon Da Silva. Penyerang asal Brasil itu tampil apik dengan mencetak satu gol saat menahan imbang Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta.

"Ada beberapa opsi yang akan disiapkan untuk mengatasi masalah di lini depan. Termasuk Marlon yang tampil bagus lawan Bhayangkara FC," kata pelatih Borneo FC, Dejan Antonic.

Tak hanya timpangnya lini depan, jadwal padat di bulan puasa juga menjadi tantangan yang harus dihadapi skuat Pesut Etam. Setelah melawan Bhayangkara FC, Borneo FC baru menjalani latihan, Selasa (29/5/2018). Artinya, pasukan Samarinda hanya memiliki waktu efektif tiga hari untuk memulihkan stamina.

Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, menyebut jika rotasi jadi pilihan realistis menhgadapi jadwal padat. Apalagi Borneo FC juga memiliki kedalaman skuat yang cukup bagus.

"Memang selama bulan Ramadhan ini jadwal pertandingan sangat padat. Rotasi jadi salah satu opsi yang paling bagus," ujar dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Gelanggang, Kabar Bertuah, GoNews Group
wwwwww