Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
20 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kata Fahri, Alumni KA KAMMI Undang Gatot untuk Dengar Penjelasan soal Proxy War

Kata Fahri, Alumni KA KAMMI Undang Gatot untuk Dengar Penjelasan soal Proxy War
Sabtu, 26 Mei 2018 00:51 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai bekas Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo punya sejarah proxy war. Apalagi, sejak awal yang bersangkutan selalu mendiskusikan tentang tema itu.

"Dan rasanya kita perlu mengkritisi fakta bahwa ada kemungkinan kita diadu domba dan kadang-kadang kita nggak sadar. Maka kami (alumni KA KAMMI) meminta beliau memberikan ceramah tentang sejarah pemikirannya tentang proxy war," kata Fahri kepada wartawan sebelum acara Dialog Kebangsaan bertema 'Umat Islam dan Masa Depan Persatuan Indonesia' yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni KA KAMMI di rumah dinas Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di bilangan Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Menurut Fahri, semua elemen masyarakat perlu menyadari tentang pentingnya persatuan nasional.

"Nah itu lah yang unit dari pak Gatot, saya kira beliau selalu keluar dari melihat gambar besarnya," ujar politisi dari PKS itu.

Sebab, yang dikhawatirkan salah satu yang Gatot sering mengatakan. "Jangan sampai ada perasaan tidak nyaman, karena isu-isu ini".

Karena isu terorisme harus dipindahkan dari problem identitas seolah-olah ada persoalan diantara elemen bangsa ini.

"Tapi security system dari suatu bangsa. nah beliau (Gatot) ini pasti mengerti bagaimana mendisain security system kita sacara nasional. Karena itu lah kita ingin mendengar pendahuluan-pendahuluan," kata Fahri.***

wwwwww