Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
2
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
24 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
3
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
4
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
5
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Transisi Bertahan dan Menyerang Sriwijaya Terus Diasah

Transisi Bertahan dan Menyerang Sriwijaya Terus Diasah
Jum'at, 25 Mei 2018 03:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PALEMBANG - Sriwijaya FC bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 2018. Dari 10 pertandingan, tim berjuluk Laskar Wong Kito sudah mengumpulkan 16 poin.

Teranyar Sriwijaya FC menang telak empat gol tanpa balas saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Jakabaring, Selasa (22/5/2018). Namun, berada di papan atas tak lantas membuat pelatih Rahmad Darmawan tenang.

Pria yang akrab disapa RD tersebut melihat persaingan di klasemen Liga 1 2018 amat ketat. Setiap tim cuma memiliki selisih poin yang tipis. Karena itulah dia menuntut konsistensi dari para pemain.

Pada Minggu (26/5/2018), Sriwijaya FC bermain tandang melawan Perseru Serui. RD meminta anak asuhnya untuk fokus menatap laga yang akan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Malang itu.

"Semua pemain harus terus fokus menghadapi Perseru. Karena sekarang, poin satu tim dengan tim yang lain sangatlah tipis," ujar pelatih berusia 51 tahun itu.

Untuk membuat timnya makin solid, RD dalam latihan beberapa hari ini terus mengasah transisi bertahan dan menyerang. Skema tersebut merupakan bagian dari antisipasi serangan balik lawan.

"Kami akan membuat satu skema dengan harapan bisa menutupi transisi antara bertahan dan menyerang. Kami harus fokus lagi di sana," tuturnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Gelanggang
wwwwww