Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
22 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polda Metro Bantah Isu Mahasiswa HMI Pendemo Monas Meninggal Dunia

Polda Metro Bantah Isu Mahasiswa HMI Pendemo Monas Meninggal Dunia
Jum'at, 25 Mei 2018 20:34 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Pihak Polda Metro Jaya menegaskan, tak ada satu pun Mahasiswa Islam HMI (HMI) yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (21/5) lalu.

Sebab, banyak pesan berantai melalui media sosial yang menyebutkan ada yang meninggal dunia saat aksi itu. "Itu hoaks," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/5).

Meskipun demikian, Argo mengakui banyak mahasiswa dan anggota yang mengalami luka-luka pasca kerusuhan itu. Namun, mereka sudah mendapatkan perawatan medis dan dipulangkan.

"Mahasiswa yang unjuk rasa diamankan pada malam itu, tidak ada yang ditangkap tapi kita obatkan, dibawa ke RS lalu dipulangkan," ujarnya.

Hal ini pula ditegaskan oleh Humas HMI MPO Cabang Jakarta Muhammad Nur Kelrey yang mengatakan, kalau kadernya bernama Irfan Maftuh masih dalam perawatan medis.

Berikut pernyataannya : Mohon Ijin Jenderal HMI MPO yang aksi kemarin di istana kami minta klarikfikasinya juga sbb:

Asslmkm wr.wb.

Klarifikasi. Sehubungan dengan beredarnya foto-foto terkait meninggalnya salah satu masa aksi 21 mei 2018 di Depan istana negara, maka kami dari pengurus HMI MPO Cabang Jakarta mengklarifikasi terkait hal tersebut, bahwa, foto yg beredar itu TIDAK BENAR dan sampai saat ini saudara IRFAN MAFTUH baik -baik saja dan  masih rawat jalan.

Dan meninggalnya kader asal Medan atas nama saudara jefri bulek Siregar itu bukan karena aksi tgl 21 - 08 - 2018 kemarin di depan istana, Jefri bulek Siregar meninggal karena sakit, bukan karena ikut aksi apalagi dipukuli polisi.

Atas perhatian nya, kami ucapakan terimakasih kepada seluruh kader, alumni  HMI dan teman2 media.

Wassalam, Muhammad Nur Kelrey, Humas HMI MPO Cabang Jakarta***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww