Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
19 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
19 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pertama Turun di Piala Thomas, Rian-Fajar Ngaku Deg-degan Sekaligus Bangga

Pertama Turun di Piala Thomas, Rian-Fajar Ngaku Deg-degan Sekaligus Bangga
Senin, 21 Mei 2018 01:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKOK - Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018 didominasi oleh pemain bulutangkis muda. Beberapa dari mereka bahkan baru pertama kali turun di turnamen ini. Salah satunya ialah pasangan ganda putra, Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian.

Bisa dipercaya turun membawa nama Indonesia, Rian/Fajar mengaku deg-degandan bangga. Bagi mereka bertanding di Piala Thomas merupakan salah satu mimpi yang jadi kenyataan.

"Rasanya deg-degan dan bangga, terharu juga. Ini pertama kali kami main di event sebesar Piala Thomas. Pasti ada rasa tegangnya, tapi ya di situ juga kami tetap fokus," kata Fajar.

"Game pertama tadi sempat tegang. Biasanya untuk mengatasi saya teriak, tadi sempat teriak juga sedikit," sambungnya.

"Kalau saya pastinya bangga ya, mewakili Indonesia. Kami bisa berjuang di sini, itu juga merupakan salah satu impian. Jadi ya bangga," ujar Rian ditemui usai pertandingannya di Impact Arena Bangkok, Minggu (20/5).

Berbicara masalah target, Rian/Fajar mengatakan ingin bisa menyumbangkan poin untuk timnya. Namun keduanya tak mau terbebani dengan target tersebut, bagi mereka bisa all out di lapangan merupakan hal yang lebih utama.

"Pengennya kalau diturunin pastinya ingin menyumbang poin. Tapi ya kami lihat dulu lawannya seperti apa. Yang pasti kami harus mempersiapkan mental, stamina dan fisik, jaga kondisinya. Kami juga tidak mau terbebani target tersebut," ujar Rian.

Rian/Fajar turun pertama kali sebagai ganda putra pertama saat melawan Kanada. Mereka sukses mengalahkan Jason Anthony Ho Shue/Nyi Yakura dalam 23 menit dengan skor 21-17 dan 21-14.

Meski menang dua game langsung, Rian/Fajar mengatakan, lawannya tersebut tak juga mudah untuk mereka atasi.

"Lawan yang tadi lumayan juga nggak gampang mati. Mereka juga katanya pernah latihan di Indonesia, jadi beda dengan pemain Kanada lainnya. Kami tadi banyak menyesuaikan lapangan, karena angin juga cukup kencang," jelas Fajar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww