Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
24 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
23 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
4
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
5
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
6
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Minta Uang Berujung Maut, Warga Rintis Bunuh Ibu Tiri Pakai Gunting

Minta Uang Berujung Maut, Warga Rintis Bunuh Ibu Tiri Pakai Gunting
Tau Si ketika diamankan di Mapolsek Tebingtinggi - ist
Minggu, 20 Mei 2018 19:42 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Warga Jalan Rintis Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, dibuat heboh, Minggu (20/5/2018). Pasalnya ada percekcokan yang berujung penusukan hingga meninggal dunia.

Hubungan antara pelaku Tau Si (55) warga Jalan Rintis Gang Revolusi dengan korban Bie Hue adalah anak dan ibu (tiri). Pelaku juga dikabarkan mengalami gangguan jiwa.

Peristiwa naas itu berawal dari kedatangan Tau Si ke ruko milik Bir Hue, Minggu (20/5/2018) pagi sekitar pukul 11.30 WIB.

Tau Si datang dari samping ruko kemudian masuk dari pintu belakang dan bertemu Bie Hue dengan Suryati (anak Bie Hue). Setelah itu, korban meminta uang kepada tersangka. Terjadi keributan antara Bie Hue, Tau Si, dan Suryati.

Saat itu juga, korban berjalan ke ruang depan untuk mengambil uang di laci meja tempat ia berjualan, diikuti tersangka. Di ruang depan, kembali terjadi keributan.

Saat keributan tersebut, Tau Si langsung menusuk Bie Hue dengan gunting. Lalu ia pun pergi meninggalkan Bie Hue di ruko.

Tak lama kemudian, Kapolsek Tebingtinggi Iptu Herman J dan anggota tiba di TKP dan langsung membawa korban ke klinik dr Joko di Jalan Kesehatan. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang.

Sesampainya di RSUD korban diperiksa. Oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Tau Si ditangkap di rumahnya Jalan Rintis Gang Revolusi sekitar pukul 11.45 WIB. Polisi juga berhasil menemukan satu buah gunting warna hitam dan satu buah batu asah.

"Saat ini tersangka telah dibawa dan diamankan di Mako Polsek Tebingtinggi guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH melalui Kasubbag Humas AKP Amir Husin. ***

wwwwww