Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Kemenperin akan 'Lokalisasi' Pembuat Rendang Payakumbuh di Satu Tempat

Kemenperin akan Lokalisasi Pembuat Rendang Payakumbuh di Satu Tempat
Jum'at, 09 Maret 2018 08:38 WIB
PAYAKUMBUH - Rendang, yang menjadi masakan tradisional ranah minang yang mendunia, memiliki kualitas dan standar yang berbeda-neda. Karena itu, Kementerian Perindustrian akan melokalisasikan para pelaku usaha rendang pada satu tempat yang tersentralisasi sehingga mudah dilakukan pembinaan dan pengembangan.

Karena itu, Kementerian Perindustrian untuk tahap pertama akan membantu Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, mengembangkan kemampuan pelaku usaha rendang untuk memajukan bisnis salah satu kuliner unggulan daerah tersebut.

Direktur Pengembangan Wilayah II Kementerian Perindustrian Busharmaidi di Payakumbuh, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan agar pelaku usaha rendang dapat memenuhi permintaan pasar dalam skala yang lebih besar dan persoalan teknis tertentu.

"Saat ini usaha rendang di Payakumbuh sudah memiliki pangsa pasar tersendiri, namun jika ada permintaan dalam skala besar dan persyaratan khusus, peluang itu tidak dapat dipenuhi," katanya.

Untuk itu, ke depannya perlu mengumpulkan perajin atau pelaku usaha rendang dalam satu kawasan serta menyamakan standar kualitas produknya.

Ia mencontohkan saat ini produk rendang masih beragam, mulai dari ukuran potong dagingnya serta rasa yang meliputi pedas atau tidak, dagingnya yang empuk atau tidak dan perbedaan bumbu-bumbu lainnya.

Kemudian, imbuhnya juga memperbaiki kemasan rendang agar lebih bagus, menarik, tahan, misalnya kemasan kaleng.

Jika pelaku usaha rendang sudah berada dalam satu kawasan pemerintah dapat membantu peralatan kemasan tersebut.

"Beberapa fasilitas yang secara biayanya untuk satu produk sangat tinggi, tapi apabila dipakai secara bersama akan lebih ekonomis atau lebih rendah. Hal ini yang membuat industri kecil tidak mampu bersaing dengan industri besar," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan produk rendang diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika digarap dalam skala yang lebih besar.

Karenanya, rendang mempunyai produk dari hulu sampai hilir, mulai dari petani kelapa dan cabai, peternak sapi atau kerbau, pengrajin kulit, serta para pedangang yang memasarkannya.

"Semua itu akan memiliki banyak efek," kata mantan Senator asa Sumbar itu.

Riza menambahkan sekarang ada segmen pasar yang yang belum tergarap padahal jumlahnya cukup besar. Untuk itu bagaimana pelakunya dapat mengontrol kualitas dan keseragaman produk rendang tersebut. ***

Artikel ini juga sudah dimuat di antaranews.com dengan judul: Kemenperin bantu Payakumbuh kembangkan bisnis rendang https://www.antaranews.com/berita/691513/kemenperin-bantu-payakumbuh-kembangkan-bisnis-rendang

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:antaranews.com
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group, Binawidya, Pekanbaru
wwwwww