Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
2
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
3
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Sikerei, Dukun Mentawai yang Terkenal Sakti, Begini Ritual yang Harus Dijalaninya

Sikerei, Dukun Mentawai yang Terkenal Sakti, Begini Ritual yang Harus Dijalaninya
Rabu, 04 Oktober 2017 07:34 WIB
BAGI masyarakat Mentawai, Sumatera Barat, kerei atau biasa disebut sikerei memang memiliki peranan penting dalam kehidupan. Di sana sikerei sangat dihormati lantaran memiliki kemampuan mengobati orang yang sakit.

Pengobatan dukun Mentawai ini pun sangat alami. Bahan baku obat diambil dari berbagai tanaman yang tumbuh di hutan Mentawai. Selain itu sikerei tak hanya didominasi oleh satu gender, pria atau wanita punya hak yang sama untuk menjadi sikerei.

Bukan hanya faktor keturunan saja yang menjadi syarat seseorang bisa disebut sikerei, mereka juga harus melewati beberapa ritual seperti mukeke atau tirakatan. Sayangnya, tak semua berjalan dengan mulus dalam melakukan mukeke.

Sebenarnya sikerei bukan hanya sekadar dukun yang mampu mengobati orang sakit. Lebih dari itu, sikerei adalah orang penting yang menjadi pemimpin berbagai ritual upacara seperti kematian, melahirkan, pergi keladang atau berburu di hutan.

Konon sikerei bukanlah profesi yang dicari, namun lebih ke panggilan jiwa. mereka yang punya cita-cita menjadi sikerei tak bisa menjadi sikerei. Sebaliknya mereka yang terpilih tak akan bisa lari dari profesi tersebut. Sehingga bisa dibilang sikerei adalah orang-orang terpilih.

Namun itu dulu, seiring berkembangnya zaman makin sulit menemukan sikerei asli di Mentawai. Bukan hanya ritual menjadi sikerei yang sangat sulit, media massa yang sudah masuk ke pedalaman dan interaksi dengan etnis lain membuka pemahaman baru bagi masyarakat Mentawai.

Seringnya rombongan turis asing yang masuk menjadikan banyak pemuda yang berlomba-lomba menjadi sikerei. Sehingga persyaratan penting tadi diabaikan. Kini hanya bermodalkan tato dan memiliki keterampilan menari, banyak yang merasa setiap orang bisa menjadi sikerei. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:merahputih.com
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group, Binawidya
wwwwww