Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Liputan Langsung Wartawan GoNews.co dari SEA Games 2017 Malaysia

Tanpa Hansamu, Timnas U 22 Tak Khawatir Hadapi Malaysia

Tanpa Hansamu, Timnas U 22 Tak Khawatir Hadapi Malaysia
Timnas Indonesia. (foto: Azhari/GoNews.co)
Jum'at, 25 Agustus 2017 16:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Meski tampil tanpa kapten Hansamu Yama Pranata, Timnas U 22 Indonesia tak khawatir menjalani pertandingan semifinal cabang sepakhola SEA Games XXIX melawan tuan rumah Malaysia di Stadion Sah Alam Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (26/8/2017).

Hal itu diungkapkan Asisten pelatih Timnas U 22 Indonesia, Bima Sakti kepada wartawan di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (25/8/2017) pagi.

Menurutnya, kekhawatiran itu tidak muncul karena Indonesia sudah sering merombak pemain selama penyelenggaraan SEA Games. Apalagi, pemain yang biasa duduk di bangku cadangan bisa bermain efektif ketika dipercaya sebagai starter.

"Memang sejak awal kami selalu melakukan rotasi supaya pemain bermain fresh. Semua pemain sama tidak ada yang inti atau cadangan. Jadi, kami tidak terlalu khawatir tanpa kehadiran Hansamu saat menghadapi Malaysia," ujar Bima Sakti.

Mengenai kekuatan Malaysia, Bima mengakui skuad asuhan Ong Kim Swee cukup berkualitas. Namun, katanya, bukan berarti anak-anak Harimau Malaya itu tak bisa dikalahkan.

"Kami akan berjuang untuk bermain. Saya rasa Malaysia adalah tim yang bagus dan bisa jadi juara," ujarnya.

Indonesia sudah memiliki gambaran mengenai kekuatan Malaysia. Sebab, skuad Garuda Muda pernah bertemu Malaysia pada kualifikasi Piala Asia U-23 pada Juli lalu.

Namun saat itu Indonesia tak berkutik setelah dipukul tiga gol tanpa balas.Saat ini kekuatan Indonesia sudah berubah. Hal itu pula yang diungkapkan pelatih timnas Malaysia Ong Kim Swee.

Menurut dia, Indonesia menjadi lebih kuat selepas mengikuti kualifikasi. "Kami harus siap untuk melakukan perlawanan ini dengan sebaik-baiknya. Kami tahu mereka akan memberikan perlawanan. Dari pertandingan ke pertandingan yang saya lihat mereka jadi lebih kuat," ujar Ong.

Sejak SEA Games 1977, skuad Garuda Muda dan pasukan Harimau Malaya sudah 15 kali bertemu. Hasilnya, Indonesia meraih tujuh kali kemenangan, tujuh kali kalah dan sekali imbang.

Pertemuan terakhir terjadi pada semifinal SEA Games Myanmar 2013. Saat itu, Timnas U 23 Indonesia yabg ditangani Rahmad Darmawan bermain imbang 1-1 atas Malaysia. Setelah menjalani babak tos-tosan, skuad Garuda Muda mampu menjebol gawang Malaysia empat kali, sedangkan Indonesia hanya dibobol tiga kali, sekaligus mengantarkannya menuju partai puncak.Raihan manis empat tahun lalu itu diharapkan bisa kembali terulang lagi. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww