Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
22 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah
Liputan Langsung Wartawan GoNews.co dari SEA Games 2017 Malaysia

Hadapi Malaysia, Rahmad Darmawan: Pressing dan Counter Attack

Hadapi Malaysia, Rahmad Darmawan: Pressing dan Counter Attack
Istimewa.
Jum'at, 25 Agustus 2017 18:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Sejak SEA Games 1977, Timnas Indonesia sudah 15 kali bertemu dengan Tim Malaysia. Dalam pertemuan itu, Skuad Garuda Muda meraih 7 kemenangan, 7 kalah dan sekali imbang.

Pertemuan terakhir terjadi pada semifinal SEA Games Myanmar 2013. Saat itu, Timnas U 23 Indonesia yang ditangani Rahmad Darmawan sukses menang adu penalti (5-4) setelah bermain imbang 1-1 dengan Timnas Malaysia yang juga ditangani Ong Kim Swee.

Kemenangan empat tahun lalu itu diharapkan bisa kembali terulang pada saat Timnas U 22 Indonesia yang diasuh pelatih asal Spanyol, Luis Milla menghadapi tuan rumah Malaysia pada pertandingan semifinal SEA Games XXIX di Stadion Sah Alam, Malaysia, Sabtu (26/8/2017) malam.

"Strateginya, menunggu di blok tengah kemudian pressing dan counter attack. Jangan lamban dan harus cepat. Jika lamban menyerang blok pertahanan Malaysia akan tertutup rapat karena pemainnya cepat turun," kata Rahmad Darmawan menjawab strategi apa yang harus dilakukan Tumnas U 22 untuk mengalahkan Malaysia dalam pertandingan krusial tersebut saat dihubungi melalui telepon selular, Jumat (25/8/2017).

Menurut Rahmad Darmawan yang menangani klub T Team yang bermain di Malaysia Super League, Malaysia merupakan tim yang baik dalam bertahan dan cepat dalam counter attack.

"Konsep permainan Malaysia sama dan tidak berbeda saat mereka tampil di SEA Games Myanmar 2013. Hanya, materi pemain saja yang berbeda," tegas Rahmad yang mengaku menerapkan pola yang sama saat di Myanmar.

Mengenai Timnas U 22 tanpa kehadiran Hansamu Yama Pranata yang terkena akumulasi kartu kuning, Rahmad mengatakan pengaruhnya tidak banyak hanya kesulitan menghadapi bola-bola atas dari cross winger/full back Malaysia.

Tetapi, kehadiran Evan Dimas, jelasnya, akan sangat membantu keseimbangan team dalam mengatur transisi. Begitu juga dengan tampilnya Rezaldi Hehanusa akan bisa menutup belakang kiri Timnas U 22 Indonesia.

Selain itu, Rahmad juga mengingatkan agar Timnas U 22 mewaspadai winger kiri Malaysia, Safawi Rashid Bagus. "Pergerakan Safawi harua diwaspadai," katanya.

Dalam pertandingan semifinal tersebut, Timnas U 22 dipastikan tidak diperkuat Hansamu Yama, Hargianto dan Marinus Wanewar yang terkena akumulasi kartu kuning. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Kabar Bertuah, GoNews Group, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww