Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
21 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
21 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
18 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPD RI Usahakan Konflik Karyawan Freeport Cepat Berakhir

DPD RI Usahakan Konflik Karyawan Freeport Cepat Berakhir
Istimewa.
Jum'at, 25 Agustus 2017 16:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengadakan coffee morning dengan manajemen PT.Freeport Indonesia (PTFI), Serikat Pekerja di lingkup Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPKEP SPSI PTFI dan SKPD Kabupaten Mimika di Timika, Papua, Jumat (25/8/2017).

Coffee Morning itu sebagai usaha DPD RI memediasi kedua belah pihak untuk menyelesaikn konflik karyawan freeport dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Nono Sampono mengatakan konflik-konflik yang terjadi di daerah harus cepat diselesaikan solusinya, agar tidak melebar. dan berlarut-larut.

Apalagi kata Nono, konflik yang terjadi tidak lepas dari berbagai masalah yang sudah menumpuk lama. Sehingga konflik kecil menjadi pemicu yang bisa jadi besar jika tidak segera dituntaskan.  

"Saya berpesan agar kita semua menghindari jangan sampai terjadi perpecahan, kita bisa berbeda pandangan tapi jangan sampai bermusuhan," tegas senator dari Maluku tersebut.

Karena itu Nono minta semua pihak untuk menjaga agar konflik tidak berlanjut, karena kita berkewajiban menjaga persatuan demi generasi selanjutnya. "Potensi untuk pecah dan berkonflik itu besar, karena perbedaan kita banyak. Dari bahasa, budaya, agama dan suku bangsa dan pemersatu kita adalah pancasila," pungkas Nono Sampono. 

Menanggapi kedatangan DPD RI untuk membantu konflik PT.Freeport Indonesia, tokoh masyarakat sekaligus penasihat senior PTFI Michael Manufandu mengapresiasi kedatangan DPD RI.

"DPD RI datang langsung memimpin rapat dengan SPSI dan juga Freeport, ini sangat luar biasa, kami apresiasi pertemuan yang berlangsung secara aman dan kondusif,  DPD RI tidak hanya nato (no action talk only). DPD datang semua langsung dilakukan, " kata Manufandu. 

Manufandu juga berpesan agar kita menghindari perbedaan pendapat dan masalah yang ada harus segera diselesaikan."Kita hindari perbedaan-perbedaan dan junjung kebersamaan. Kehadiran lembaga pemerintah melihat konflik ini sebagai hal yang harus diselesaikan," ujarnya. 

Kesan senada juga disampaikan oleh perwakilan SPSI PTFI Abraham Tandi Datu yang sangat senang dengan kehadiran langsung DPD RI di Timika, setelah mereka mengadu ke Pimpinan DPD RI beberapa waktu lalu.

"Kemana lagi kita mengadu, kita beranikan diri ketemu pimpinan DPD. Kami terharu DPD datang ke papua untuk menemui kami, semoga ke depan semakin baik, khususnya dalam hubungan industrial", katanya. ***

wwwwww