Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
23 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
23 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
4
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
5
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
6
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Liputan Langsung Wartawan GoNews.co dari SEA Games 2017 Malaysia

Sepaktakraw Resmi Layangkan Protes ke ASTAF

Sepaktakraw Resmi Layangkan Protes ke ASTAF
Foto: Azhari/GoNews.co
Senin, 21 Agustus 2017 15:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SELANGOR - Tim Sepaktakraw akan melayangkan surat protes ke Federasi Sepaktakraw Asia (ASTAF) menyusul Walk Out (WO) tim regu putri saat menghadapi Malaysia, Minggu (20/8/2017).

"Kita akan melayangkan surat protes. Suratnya sedang kami buat dan akan segera dilayangkan ke ASTAF," ujar Asry Syam, pelatih sepaktakraw di Kuala Lumpur, Senin (21/8/2017).

Menurut dia, surat tersebut berisi protes terhadap wasit yang tidak becus memimpin pertandingan. "Sejak babak pertama kami sudah di rugikan wasit, tapi kami diam saja. Tapi, babak kedua kepemimpinan wasit kian parah sehingga kami memutuskan WO," ujar Asry seraya mengatakan Menpora Imam Nahrawi juga menyaksikan adanya kecurangan dalam pertandingan tersebut.

Meski WO di beregu putri, kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), takraw tetap tampil di nomor kuadran.

"Kita akan tetap turun di nomor kuadran putra dan putri," katanya.

Ketika ditanyakan bagaimana jika kasus itu terulang kembali, Asnawi menjawab, "Kita lihat saja nanti," ujarnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww